PURUK CAHU – LENTERAKALIMANTAN.NET
Layanan kesehatan gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Murung Raya kini menuai sorotan positif. Wakil Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, H. Johansyah, S.E., M.I.P., memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen jajaran RSUD yang dinilai telah berhasil menghadirkan pelayanan prima tanpa hambatan biaya bagi masyarakat.
Apresiasi ini mencuat setelah Johansyah menanggapi beragam testimoni positif dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat layanan tersebut. Baginya, profesionalisme yang ditunjukkan oleh tenaga kesehatan, mulai dari dokter hingga perawat, merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah kepada rakyat kecil.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada direksi, dokter, perawat, dan seluruh tenaga kesehatan RSUD. Layanan gratis yang profesional dan berintegritas ini membuktikan keberpihakan nyata kepada rakyat,” ujar Johansyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026).
Lebih lanjut, Johansyah menegaskan bahwa akses kesehatan gratis bukanlah sekadar program rutin, melainkan implementasi konkret dari amanat konstitusi. Dengan skema pembiayaan yang terintegrasi antara BPJS Kesehatan dan program daerah, ia memastikan tidak ada lagi warga yang terkendala akses kesehatan akibat masalah ekonomi.
“RSUD telah menunjukkan tata kelola yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik berstandar tinggi. Ini adalah langkah maju dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang inklusif,” tambahnya.
Sebagai langkah strategis ke depan, Komisi II DPRD Murung Raya berkomitmen untuk memperketat fungsi pengawasan agar kualitas layanan tetap terjaga. Johansyah menekankan tiga aspek kunci yang harus terus diakselerasi:
-
Penguatan Anggaran Kesehatan: Memastikan alokasi dana mencukupi untuk operasional yang berkelanjutan.
-
Digitalisasi Layanan: Mempercepat implementasi sistem antrean digital untuk memangkas waktu tunggu pasien.
-
Transparansi Informasi: Memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi layanan yang jelas dan akurat.
“Kesehatan adalah investasi daerah. Oleh karena itu, efisiensi anggaran harus berbanding lurus dengan kualitas outcome layanan yang dirasakan masyarakat,” tegas politisi tersebut.
Johansyah berharap sinergi antara legislatif, eksekutif, pihak rumah sakit, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan ekosistem yang kolaboratif dan berkeadilan, ia optimis Murung Raya mampu menjawab ekspektasi publik dalam menghadirkan sistem kesehatan yang unggul dan berkelanjutan di masa depan. (Lkg)












