PURUK CAHU, LENTERAKALIMANTAN.NET –

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo, melontarkan kritik keras terhadap budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) yang kerap terjebak dalam formalitas. Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 harus menjadi titik balik bagi seluruh abdi negara di Murung Raya untuk mengubah pola pikir dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata.

“Tugas hanyalah sebuah pengabdian. Ketika setiap jajaran bekerja dengan integritas dan tanggung jawab, maka kepercayaan publik akan tumbuh dan pembangunan dapat berjalan lebih cepat,” ujar Sarwo Mintarjo di Puruk Cahu, Rabu, 20 Mei 2026.

Sarwo menegaskan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, yang mengusung tema lokal “Mura Jaya, Rakyat Sejahtera”, jangan hanya menjadi seremonial tahunan. Tema tersebut, menurut dia, adalah refleksi dari arah pembangunan daerah yang wajib berfokus pada tiga pilar utama: kesejahteraan, keadilan, dan keberlanjutan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sarwo meminta seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Murung Raya mengikis habis ego sektoral dan mentalitas kerja yang sekadar menggugurkan kewajiban administratif. Semangat gotong royong dan persatuan dinilai sebagai kunci utama agar program pembangunan daerah bisa dieksekusi secara tepat sasaran.

Draf pembangunan yang inklusif hanya bisa dicapai jika ada sinergi yang harmonis antara otoritas birokrasi dan masyarakat akar rumput. Sarwo berharap momentum kebangkitan tahun ini dapat mengalirkan energi baru untuk memperkuat checks and balances di lapangan, sehingga program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga.

Ia menutup arahannya dengan seruan agar seluruh elemen daerah bergerak selaras demi membawa Kabupaten Murung Raya menjadi wilayah yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera. (Lkg)

Bagikan: