
BANJARMASIN LENTERAKALIMANTAN.NET
Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Selatan mendorong percepatan penguatan ekonomi kreatif melalui kolaborasi dengan para konten kreator lokal dalam kegiatan “Banua Influencer” yang digelar di Banjarmasin.
Kegiatan yang diikuti sekitar 50 kreator dan pelaku ekonomi kreatif ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memanfaatkan kekuatan digital dalam mempromosikan potensi daerah sekaligus memperluas jangkauan informasi pembangunan.
Kepala Dispar Kalsel, Iwan Fitriady, menegaskan sinergi antara pemerintah dan kreator digital menjadi kunci di era saat ini, ketika aktivitas masyarakat tidak lepas dari konten digital.
“Kami ingin bersinergi dengan teman-teman konten kreator dan influencer untuk menyebarluaskan program-program pemerintah serta capaian pembangunan di Banua,” ujarnya.
Menurutnya, profesi kreator konten kini memiliki prospek besar dan berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi kreatif ke depan. Karena itu, Dispar menghadirkan narasumber praktisi untuk membekali peserta agar mampu bersaing hingga level nasional bahkan global.
Selain sebagai sarana promosi, pemanfaatan influencer dinilai mampu memperpendek jarak komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui platform digital, masyarakat diharapkan lebih aktif memberikan respons terhadap program pembangunan.
“Dengan era digital ini, masyarakat bisa lebih proaktif memberikan masukan, sehingga kolaborasi semakin kuat,” tambah Iwan.
Dalam sesi materi, narasumber Rizky dan Raka (2R) menekankan pentingnya autentisitas dalam pembuatan konten. Di tengah banyaknya kreator, kejujuran dinilai menjadi pembeda utama.
“Saya ingin mengajak teman-teman kembali ke dasar. Kuncinya adalah kejujuran, ambil ide dari diri sendiri,” ujar Raka.
Rizky menambahkan, di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI), aspek emosional tetap menjadi faktor penentu keberhasilan konten.
“Konten yang jujur justru lebih diminati. AI hanya alat, yang terpenting adalah kejujuran untuk menarik minat audiens,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Dispar Kalsel menargetkan lahirnya kreator-kreator lokal yang tidak hanya menghasilkan karya estetik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi promosi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan(mckalsel/lnk).















