PURUK CAHU – LENTERAKALIMANTAN.NET
Standar pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Murung Raya mendapat sorotan positif. Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen RSUD dalam menghadirkan layanan prima, inklusif, dan berintegritas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pujian tersebut bukan sekadar retorika. Imanudin merujuk pada testimoni langsung dari para pasien serta keluarga peserta BPJS Kesehatan yang merasakan perbaikan kualitas layanan di rumah sakit tersebut. Menurutnya, RSUD Murung Raya kini mampu menjalankan tata kelola yang akuntabel dengan mengedepankan patient-centered care atau pelayanan yang berfokus pada kebutuhan pasien.
“RSUD Murung Raya telah membuktikan komitmennya. Layanan diberikan secara profesional dan berkeadilan, tanpa membedakan latar belakang peserta. Ini adalah cerminan dari tata kelola yang berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Imanudin, Selasa (5/5/2026).
Di balik keberhasilan tersebut, politisi yang membidangi sektor pendidikan dan kesehatan ini menekankan perlunya partisipasi aktif masyarakat. Imanudin secara tegas mengimbau warga Murung Raya untuk memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan mereka tetap aktif.
Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap regulasi dan prosedur yang ditetapkan pemerintah daerah serta pihak BPJS Kesehatan merupakan kunci utama agar akses layanan kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
“Kepesertaan aktif bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan investasi kesehatan kolektif. Ini adalah wujud kontribusi nyata warga dalam memperkuat sistem jaminan sosial nasional kita,” tambah Imanudin.
Sebagai representasi rakyat di Komisi I, Imanudin menyatakan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan mutu layanan di RSUD Murung Raya. Fokus ke depan tidak hanya terbatas pada kepuasan pasien, tetapi juga pada transformasi digital fasilitas kesehatan.
Beberapa agenda yang menjadi perhatian dewan meliputi:
-
Digitalisasi Rekam Medis: Mempercepat integrasi sistem data agar akses layanan lebih cepat.
-
Peningkatan Kompetensi Nakes: Memastikan tenaga kesehatan terus berkembang agar mampu memberikan layanan berstandar tinggi.
-
Sinergi Kelembagaan: Memperkuat kolaborasi antara fasilitas kesehatan, regulator, dan masyarakat sebagai pilar utama indeks kesehatan daerah.
Dengan ekosistem kesehatan yang kolaboratif dan kesadaran masyarakat yang tinggi untuk mengoptimalkan BPJS, Imanudin optimistis bahwa Murung Raya mampu mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang berkelanjutan serta berdaya saing global.(Lkg)












