Puruk Cahu – LENTERAKALIMANTAN.NET

Di tengah derasnya arus informasi di era globalisasi, kewaspadaan terhadap penyebaran berita menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Drs. Sarwo Mintarjo, kembali mengingatkan seluruh masyarakat pengguna ponsel pintar agar lebih cermat dalam menyaring informasi sebelum membagikannya.

Ia menegaskan pentingnya menghindari konten yang mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan, serta narasi adu domba yang dapat memecah persatuan. Menurutnya, berita yang ditulis hari ini bisa beredar luas di media sosial oleh pihak yang tidak dikenal, bahkan seringkali telah mengalami perubahan dari versi aslinya. “Karena berita yang hari ini ditulis oleh si pembuat berita, besok ataupun lusa sudah beredar di warganet oleh pihak yang tidak kita kenal hingga belum tentu berita tersebut sesuai dengan rilisan awal sehingga bisa saja memacu pada hal yang tidak kita harapkan sama sekali,” ujarnya melalui pesan WhatsApp dengan nada serius.

Sarwo Mintarjo juga menyoroti kebiasaan pengguna akun media sosial, khususnya Facebook, yang menggunakan nama samaran. Ia mempersilakan masyarakat mengakses informasi dari media resmi, namun mengingatkan agar tidak mengurangi maupun menambah isi berita yang telah disajikan. Hal ini disampaikan mengingat praktik perubahan isi berita oleh oknum warganet sudah sering terjadi.

Lebih lanjut, ia berharap imbauan ini dapat menumbuhkan budaya literasi digital yang sehat di masyarakat Murung Raya. Dengan memilah informasi secara bijak, masyarakat diharapkan mampu menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab dan tidak ikut menyebarkan konten merugikan.

Melalui langkah kecil seperti verifikasi sebelum berbagi, ia meyakini hoaks dan informasi provokatif dapat ditekan. “Dengan demikian ia berharap semoga masyarakat semakin cerdas dalam bermedia sosial dan menjaga kondusivitas daerah,” tutupnya.(Muslim)

Bagikan: