BANJARBARU, LenteraKalimantan.net – Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), meresmikan Gedung Baru Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Jumat (10/7/2026). Peresmian fasilitas modern ini langsung memicu desakan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan agar pemerintah pusat segera merealisasikan rute penerbangan langsung (direct flight) dari Kalsel menuju Jeddah maupun Madinah.
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Sekretaris Daerah Provinsi, Muhammad Syarifuddin, menegaskan bahwa fasilitas mewah saja tidak cukup. Penerbangan langsung menjadi kunci krusial untuk efisiensi perjalanan jemaah sekaligus memperkuat posisi Kalsel sebagai gerbang utama haji di kawasan Kalimantan.
“Hadirnya gedung baru ini merupakan sebuah kemajuan yang patut kita syukuri. Pembangunan sarana dan prasarana seperti ini bukan sekadar menghadirkan bangunan yang megah, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syarifuddin membacakan sambutan Gubernur Muhidin.
![]()
Gedung baru yang dibangun menggunakan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025 ini menyediakan 44 kamar dengan total kapasitas 176 jemaah. Uniknya, standar pelayanan dan fasilitas di dalam gedung ini diklaim sudah setara dengan hotel bintang tiga, menjanjikan kenyamanan ekstra bagi calon jemaah haji maupun masyarakat umum.
Simbolisasi operasional gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta untaian bunga oleh Gus Irfan. Prosesi ini turut disaksikan oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalsel Dr. H. Eddy Khairani, dan Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Haris Fadillah.
Meski fasilitas kini jauh lebih representatif, Gubernur Muhidin mengingatkan jajaran Kanwil Kementerian Agama dan pengelola Asrama Haji agar tidak terlena. Tantangan terbesar berikutnya adalah konsistensi dalam pemeliharaan fisik dan peningkatan mutu pelayanan.
“Merawat aset negara sama pentingnya dengan membangunnya. Budaya melayani, profesionalisme, disiplin, dan inovasi harus terus menjadi bagian dari setiap insan yang bertugas di Asrama Haji Kelas I Banjarmasin,” tegas Muhidin dalam pernyataan tertulisnya.
Pemprov Kalsel berharap, jika kelak penerbangan langsung ke Arab Saudi terealisasi, Asrama Haji Kelas I Banjarmasin siap bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu haji dan umrah yang cepat, nyaman, dan profesional.
Merespons harapan tersebut, Menteri Haji dan Umrah RI, Gus Irfan, menyatakan bahwa modernisasi infrastruktur di daerah memang menjadi prioritas utama pemerintah untuk mendongkrak mutu pelayanan haji secara nasional. Namun, ia menekankan bahwa kemegahan gedung harus berbanding lurus dengan indeks kepuasan jemaah.
“Fasilitas yang semakin representatif harus diiringi dengan peningkatan mutu pelayanan kepada jemaah,” ujar Gus Irfan. Ia berharap Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin tidak sekadar menjadi kebanggaan arsitektural warga Kalsel, melainkan mampu menjamin proses penyelenggaraan ibadah haji yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas.











