TANAH BUMBU — LENTERAKALIMANTAN.NET-

Kepolisian Resor (Polres) Tanah Bumbu memperketat pengamanan dan stabilitas wilayah dengan merangkul para tokoh agama, khususnya pemuka agama Kristen dan Katolik. Langkah preventif ini ditegaskan Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Novy Adi Wibowo, saat menggelar silaturahmi bersama para pendeta dan romo di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pertemuan strategis tersebut difokuskan untuk membangun kolaborasi konkret antara aparat penegak hukum dan pimpinan umat beragama. Langkah ini dinilai vital untuk merawat toleransi serta menjaga iklim kemasyarakatan tetap harmonis di tengah dinamika sosial yang dinamis.

Dalam pertemuan itu, AKBP Novy Adi Wibowo menekankan bahwa tokoh agama memegang peranan kunci sebagai pendingin (cooling system) dan perekat kerukunan di tingkat akar rumput.

“Pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga kerukunan serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sejuk dan kondusif,” ujar Novy pada, Selasa (11/8)

Melalui forum komunikasi langsung ini, Polres Tanah Bumbu menargetkan pembentukan sistem deteksi dini terhadap setiap potensi ancaman kamtibmas. Sinergi ini diharapkan mampu memangkas hambatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat lintas iman, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara persuasif dan kolaboratif sebelum membesar.

@novy_adi_nathaniel

Bagikan: