KOTABARU – Lenterakkalimantan.net
Akses menuju “surga tersembunyi” di ujung selatan Kalimantan kini tak lagi menyiksa. Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, secara resmi memotong pita di Desa Teluk Tamiang, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Rabu (4/3/2026), menandai berakhirnya masa sulit warga dan wisatawan yang selama ini bergelut dengan jalan rusak.

Pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur rutin, melainkan realisasi dari visi strategis pemda untuk memperkuat konektivitas pariwisata. Teluk Tamiang, yang dikenal dengan keindahan pantainya, kini memiliki urat nadi transportasi yang representatif.

“Peningkatan jalan dan jembatan menjadi salah satu program utama kami agar masyarakat dapat menikmati akses yang lebih baik. Jalan ini juga merupakan akses wisata yang memang sejak awal kami harapkan bisa diperbaiki,” ujar Bupati Rusli di hadapan para tokoh masyarakat dan pejabat SKPD yang hadir.

Bupati mengakui bahwa kondisi jalur ini sebelumnya sangat memprihatinkan. Bagi Rusli, peresmian ini adalah pembuktian komitmen politiknya kepada warga di wilayah pelosok.

“Sejak masa kampanye, saya telah berkomitmen untuk melakukan perbaikan apabila dipercaya memimpin Kabupaten Kotabaru. Masih banyak ruas jalan yang membutuhkan peningkatan, dan kami berkomitmen menyelesaikan secara bertahap dalam satu periode ini agar konektivitas antarwilayah semakin baik,” tegasnya.

Bagi warga lokal, jalan baru ini adalah napas baru bagi ekonomi desa. Rudi, salah seorang warga Desa Teluk Tamiang, menceritakan betapa licin dan berlubangnya akses mereka sebelum disentuh aspal, terutama saat musim penghujan.

“Alhamdulillah sekarang jalannya sudah bagus. Kami sangat terbantu, apalagi untuk membawa hasil kebun dan kalau ada keluarga yang sakit bisa lebih cepat dibawa ke puskesmas,” ungkap Rudi dengan nada penuh syukur.

Bupati Rusli menekankan bahwa infrastruktur yang mumpuni akan memangkas biaya logistik hasil bumi dan mempercepat mobilitas warga, yang pada akhirnya akan menggerakkan roda perekonomian daerah.

Acara yang dibuka dengan Tari Radap Rahayu sebagai simbol syukur ini juga menjadi ajang ajakan bagi warga untuk menjaga fasilitas publik tersebut. Bupati berharap, dengan aksesibilitas yang terbuka lebar, sektor pariwisata Teluk Tamiang akan meledak dan membawa kemakmuran bagi masyarakat setempat.

“Pembangunan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Kotabaru yang kita cintai,” tutup Rusli.

 

Bagikan: