
PURUK CAHU, lenterakalimantan.net– Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T., mendesak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk menghentikan seremonial belaka dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Memasuki momentum 20 Mei 2026, Sutrisno menegaskan bahwa kebangkitan sejati bagi Murung Raya hanya bisa dicapai melalui kolaborasi lintas sektor yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada hasil nyata, bukan sekadar retorika tahunan.
Langkah taktis ini dinilai mendesak mengingat tantangan pembangunan di wilayah Murung Raya yang kian kompleks. Sutrisno menyoroti tiga sektor krusial yang harus segera digenjot secara simultan: percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta penguatan fondasi ekonomi lokal.
Menurutnya, ego sektoral harus dipangkas agar program-program pembangunan yang dirancang pemerintah daerah dapat berjalan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sutrisno mengingatkan bahwa formula sukses pembangunan daerah terletak pada integrasi tiga pilar utama, yaitu keterlibatan aktif masyarakat, dunia usaha, dan keseriusan pemerintah.
“Semangat kebangkitan harus kita wujudkan melalui kerja yang cerdas, profesional, dan berorientasi pada hasil. Ketika semua pihak bergerak dalam satu arah, perubahan positif akan terasa lebih cepat oleh masyarakat,” ujar Sutrisno menegaskan posisinya.
Seruan ini dikeluarkan di tengah upaya Kabupaten Murung Raya dalam memacu daya saing daerah agar tidak tertinggal dari wilayah lain. Sebagai penutup, legislator dari Komisi III ini berharap momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mampu menjadi katalisator penguat solidaritas. Target akhirnya adalah mewujudkan Murung Raya yang lebih inklusif, berdaya saing tinggi, dan harmonis di masa depan. (Lkg)










