
BANJARBARU LENTERAKKALIMANTAN.NET
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah dan bazaar murah di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan di Banjarbaru.
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan sekaligus menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah instansi, di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan, Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kalimantan Selatan, Bank Indonesia, PT Bangun Banua, serta berbagai mitra lainnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin mengatakan kegiatan bazaar murah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat, khususnya saat permintaan bahan pokok meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, menjelang Ramadan dan Idulfitri biasanya terjadi peningkatan kebutuhan bahan pangan maupun sandang di masyarakat. Kondisi tersebut sering berdampak pada kenaikan harga yang dapat membebani masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
“Melalui kegiatan ini pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang lebih terjangkau. Kami ingin keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau produsen dan pedagang agar mematuhi harga acuan maupun harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Sementara kepada masyarakat, ia mengajak untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar tidak memicu lonjakan harga di pasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah rutin dilaksanakan setiap tahun secara bergiliran oleh dinas terkait, khususnya pada bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat Banjarbaru, Martapura dan sekitarnya agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan inflasi daerah,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Misalnya telur itik yang biasanya dijual sekitar Rp30 ribu per kilogram, pada bazaar tersebut dapat dibeli dengan harga sekitar Rp15 ribu per kilogram. Begitu pula ikan patin yang biasanya sekitar Rp30 ribu per kilogram, dijual sekitar Rp10 ribu per kilogram.
Selain penjualan bahan pangan murah, panitia juga menyediakan 1.000 paket sembako gratis bagi masyarakat yang merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Bank Indonesia. Paket bantuan tersebut juga disalurkan kepada anak yatim dan penyandang tunanetra sebanyak 450 paket.
Kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku usaha dan UMKM yang menjual berbagai produk makanan serta kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau. Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk mendukung para pelaku usaha kecil dengan membeli produk yang mereka tawarkan.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok, sekaligus menekan harga bahan pangan dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat(mckalsel/lnk).















