KALSEL LENTERAKKALIMANTAN.NET

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar sertifikasi tenaga kerja konstruksi kualifikasi ahli jabatan kerja arsitek sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di sektor konstruksi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Banjarbaru dan diikuti oleh 21 peserta dari berbagai latar belakang tenaga konstruksi di Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Bidang Bina Konstruksi, Ihsan Riskiyandi, mengatakan kegiatan sertifikasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi di daerah.

Ia menjelaskan bahwa sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 yang merupakan perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, setiap tenaga kerja konstruksi baik tenaga ahli maupun terampil wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja.

“Kompetensi kerja mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai standar. Di tengah persaingan yang semakin ketat, kesiapan tenaga konstruksi sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan di daerah,” katanya.

Ihsan juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) serta LSP Sertifikasi Arsitek Indonesia dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga arsitek di Kalimantan Selatan.

Ia menyebutkan pada tahun 2025 kerja sama tersebut berhasil menghasilkan 30 Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) bagi tenaga ahli arsitek. Selain itu, pada Februari 2026 juga telah dilaksanakan sejumlah bimbingan teknis bagi tenaga kerja konstruksi kualifikasi ahli, meliputi kode etik profesi arsitek serta pengembangan keprofesian arsitek tingkat 1 dan 2 dengan jumlah peserta mencapai 105 orang.

“Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja di bidang arsitektur,” ujarnya.

Melalui kegiatan sertifikasi ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kemampuan baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan sehingga mampu berkontribusi dalam perencanaan dan perancangan sektor jasa konstruksi yang menghasilkan infrastruktur berkualitas dan laik fungsi.

Di akhir kegiatan, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada para koordinator, asesor, dan seluruh peserta atas partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut, serta kepada IAI dan LSP yang telah mendukung penyelenggaraan sertifikasi.

Ke depan, sinergi antar berbagai pihak diharapkan terus diperkuat guna mendukung pengembangan sumber daya manusia konstruksi yang kompeten dan berdaya saing di Kalimantan Selatan(mckalsel/lnk).

Bagikan: