KOTABARU –  LENTERAKALIMANTAN.NET

Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Tabligh Akbar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-76 Kabupaten Kotabaru. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Siring Laut, Jumat (5/6/2026) malam tersebut menghadirkan penceramah asal Kuala Tungkal, Jambi, KH. Fakhrudin Nur atau yang akrab disapa Guru Tungkal.

Mewakili Bupati Kotabaru, Wakil Bupati Syairi Mukhlis menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi atas kehadiran KH. Fakhrudin Nur di Bumi Saijaan. Ia berharap tausiyah yang disampaikan dapat memberikan manfaat serta menambah keimanan dan ketakwaan masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada KH. Fakhrudin Nur. Semoga kehadiran beliau membawa keberkahan serta semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Syairi menjelaskan, pelaksanaan Tabligh Akbar merupakan bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Kotabaru yang kini genap 76 tahun. Menurutnya, momentum hari jadi menjadi pengingat bagi seluruh elemen daerah untuk terus melakukan pembenahan dan pembangunan demi kemajuan daerah.

“Di usia ke-76 tahun ini, masih banyak hal yang harus terus dibangun dan ditingkatkan agar Kotabaru semakin maju, berkembang, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.

Selain menjadi agenda keagamaan dalam peringatan hari jadi daerah, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan Kotabaru yang religius dan harmonis.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini turut menjaga stabilitas daerah serta mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan mendoakan agar Kabupaten Kotabaru senantiasa diberikan kemajuan, keberkahan, dan kesejahteraan.

Sementara itu, dalam tausiyahnya KH. Fakhrudin Nur mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi pemicu perpecahan.

“Pendapat boleh berbeda, tetapi persatuan harus tetap dijaga. Kebersamaan adalah kunci untuk membangun daerah yang kuat dan maju,” pesannya.

Kegiatan Tabligh Akbar tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kotabaru, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Kotabaru, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan Siring Laut.

Bagikan: