Keterangan foto: Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi

MURUNG RAYA, LenteraKalimantan.net — Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mendesak pemerintah daerah agar fokus penataan wajah daerah tidak terpusat di kawasan perkotaan semata. Pembangunan estetika dan infrastruktur dinilai harus menyasar hingga ke pelosok desa serta titik-titik destinasi wisata untuk menggerakkan ekonomi akar rumput.

Rumiadi menegaskan, indikator kemajuan suatu daerah tidak sebatas diukur dari kemegahan bangunan di pusat pemerintahan, melainkan dari kerapian, kebersihan, dan karakter di setiap sudut wilayah. Menurutnya, desa dan kawasan wisata merupakan cermin peradaban sekaligus denyut nadi perekonomian masyarakat Murung Raya yang sesungguhnya.

“Saya berharap penataan wajah daerah ini tidak berhenti di kabupaten/kota. Ia harus hadir sampai ke pelosok desa dan tempat-tempat wisata. Karena di sanalah denyut nadi ekonomi rakyat dan cermin peradaban Murung Raya yang sesungguhnya,” tegas Rumiadi saat memberikan keterangan di Murung Raya, Minggu (26/7/2026).

Ia menjelaskan, lingkungan desa yang tertata dan sehat akan memicu produktivitas masyarakat. Di sisi lain, destinasi wisata yang bersih dan berkarakter budaya lokal berpotensi menjadi magnet investasi, membuka lapangan kerja baru, serta menaikkan citra kabupaten berjuluk Bumi Tana Malai Tolung Lingu tersebut.

Untuk mewujudkan hal itu, Rumiadi mendorong adanya integrasi kebijakan antarinstansi. Pembangunan infrastruktur diimbangi dengan sentuhan estetika, kebersihan lingkungan, serta peninjauan aksesibilitas menuju lokasi wisata. Penguatan identitas lokal juga diminta hadir melalui penataan ruang publik, ornamen bangunan, dan pengerjaan gapura khas daerah.

Ia menambahkan, keberhasilan penataan ini membutuhkan sinergi lintas sektor—mulai dari pemerintah daerah, DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Pembangunan fisik tanpa pembangunan manusia akan sia-sia. Mari kita buktikan bahwa Murung Raya mampu. Ketika kota kita bersih, desa kita indah, dan wisata kita berseri, maka di situlah kita membangun peradaban. Di situlah kita menanam investasi terbesar untuk generasi Murung Raya yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” ujar Rumiadi.

Menutup keterangannya, Rumiadi memastikan DPRD Murung Raya berkomitmen mengawal fungsi pengawasan dan penganggaran (budgeting). Langkah ini dilakukan guna memastikannya program penataan daerah terealisasi secara konkret dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke wilayah terluar.

(Muslim)

Bagikan: