TANAH BUMBU LENTERAKALIMANTAN.NET

Di tengah momentum sakral perayaan Hari Raya Galungan 2026, Kepolisian Resor (Polres) Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengeluarkan seruan penting mengenai pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama demi terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom., memimpin langsung penyampaian ucapan selamat dan pesan damai dari seluruh keluarga besar Polres beserta Bhayangkari kepada umat Hindu yang merayakan pada Rabu, 17 Juni 2026. Melalui momentum ini, institusi kepolisian setempat menegaskan komitmen “Loyalitas Tanpa Batas” dalam mengawal keberagaman di wilayah hukum mereka.

AKBP Arief Prasetya menekankan bahwa esensi perayaan Galungan memiliki korelasi erat dengan upaya menciptakan situasi sosial yang kondusif.

“Semoga Dharma senantiasa mengalahkan Adharma, serta membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan bagi kita semua,” ujar AKBP Arief Prasetya dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Lebih lanjut, pihak Polres Tanah Bumbu berharap nilai-nilai kemenangan kebaikan (Dharma) atas keburukan (Adharma) tidak hanya menjadi ritual keagamaan semata, melainkan mampu diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Semoga nilai-nilai Dharma senantiasa menjadi pedoman dalam kehidupan, membawa kedamaian, kebahagiaan, serta mempererat persaudaraan dalam keberagaman,” tulis rilis resmi Keluarga Besar Polres Tanah Bumbu.

Di akhir pesannya yang membawa semangat Salam Presisi, Kapolres mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya umat Hindu di Tanah Bumbu, untuk menjadikan perayaan Rahajeng Rahina Galungan 2026 ini sebagai momentum refleksi sosial.

“Mari bersama menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menebarkan kebaikan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan harmonis,” pungkasnya.

@ariefprasttd

Bagikan: