TABALONG — LENTERAKALIMANTAN.NET
Pengawasan ketat terhadap penggunaan senjata api (senpi) dinas di lingkungan kepolisian kian diintensifkan. Mengantisipasi potensi penyalahgunaan dan memastikan kesiapan personel, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap ratusan senjata api inventaris milik anggotanya.
Pemeriksaan tak terjadwal ini meletus sesaat setelah apel pagi di halaman Markas Polres Tabalong, Senin (18/5/2026). Satu per satu personel yang memegang senpi dinas—baik untuk penjagaan maupun personil lapangan—diminta maju untuk diperiksa kelayakan senjata dan kelengkapan administrasinya.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir potensi pelanggaran anggota terkait penggunaan senpi dinas serta memastikan seluruh senpi inventaris berada dalam kondisi aman, lengkap, dan siap digunakan sebagaimana mestinya,” tegas AKBP Wahyu Ismoyo di sela-sela pemeriksaan.
Dalam sidak yang didampingi oleh Kabaglog AKP Lamris Manurung, Kasiwas AKP H. Muhsoni, dan Kasi Propam AKP Misno ini, Kapolres menekankan bahwa memegang senjata api bukanlah sebuah fasilitas, melainkan tanggung jawab besar yang bersyarat ketat.
AKBP Wahyu Ismoyo mengingatkan seluruh jajaran, termasuk para Kapolsek yang hadir, bahwa setiap personel pemegang senpi wajib melewati berlapis-lapis ujian kompetensi yang tidak main-main.
-
Ujian Psikologi: Menilai stabilitas emosional personel.
-
Pemeriksaan Kesehatan: Memastikan kondisi fisik prima.
-
Uji Kemampuan Menembak: Menjamin akurasi dan ketepatan tindakan di lapangan.
Selain aspek operasional, tertib administrasi juga menjadi sorotan. Personel yang saat ini tengah memegang maupun yang baru mengajukan izin senpi diwajibkan mematuhi regulasi hukum yang berlaku tanpa pengecualian.
Sidak dadakan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan melekat (waskat) yang diintegrasikan dengan evaluasi kinerja mingguan Polres Tabalong. Kendati dilakukan secara mendadak dan ketat, hasil pemeriksaan menunjukkan sinyal positif bagi kedisiplinan internal korps baju cokelat di Tabalong.
Tim gabungan dari Propam dan Bagian Logistik tidak menemukan adanya pelanggaran berat, baik dari sisi penyalahgunaan fisik senjata maupun masa berlaku surat izin kantong (surat pemegang senpi).
Atas hasil tersebut, Kapolres memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang mampu menjaga integritas dan performa kerja tanpa cela selama sepekan terakhir. Langkah preventif ini dipastikan akan terus bergulir secara berkala demi menjaga profesionalisme Polri di mata publik.(*)











