JAKARTA –  LENTERAKALIMANTAN.NET

Konsistensi dalam menjaga keterbukaan informasi dan merawat hubungan harmonis dengan media mengantarkan Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR, meraih penghargaan bergengsi ‘Anugerah Sahabat Pers Indonesia’ dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, dan Ketua Umum SMSI Pusat, Dr. Firdaus, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Yamin dinilai berhasil mengintegrasikan peran pers sebagai pilar pembangunan dalam memimpin Kota Seribu Sungai.

Penghargaan ini merupakan bagian dari ajang Anugerah SMSI 2026 yang mengusung tema “Menjaga Kemerdekaan Pers dan Keberlanjutan Media dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Proses kurasi terbilang ketat. Dewan juri menyaring 61 usulan dari seluruh Indonesia menjadi 32 nominasi, hingga akhirnya mengerucut pada 16 nama terpilih yang terbagi dalam lima kategori penghargaan.

Kategori tersebut meliputi: Penghargaan Sahabat Pers Indonesia, Pelopor Kemerdekaan Pers, Spirit Pers Indonesia, Tokoh Inspiratif, dan Penghargaan Pin Emas SMSI.

Selain HM Yamin, nama besar lain yang menerima penghargaan adalah Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya yang menyabet Anugerah Pelopor Kemerdekaan Pers Indonesia. Selebihnya merupakan kombinasi dari tokoh masyarakat serta kepala daerah berprestasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Tim juri menetapkan HM Yamin sebagai penerima penghargaan berdasarkan rekam jejak panjangnya di dunia politik dan pemerintahan. Ia dinilai sukses memimpin Kota Banjarmasin melalui pendekatan yang kolaboratif, inovatif, dan berbasis kerja nyata.

Di bawah kepemimpinannya, Banjarmasin agresif mengeksekusi berbagai program prioritas, seperti:

  • Penanganan persampahan dan pengendalian banjir.

  • Penataan lingkungan kota.

  • Peningkatan kualitas sektor pendidikan dan kesehatan.

  • Penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM.

Yamin mendorong reformasi pelayanan publik agar berjalan lebih cepat, mudah, dan transparan. Sadar bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, ia menjadikan sinergi antara pemerintah pusat, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan kota yang berdaya saing.

Apresiasi tertinggi dari SMSI ini tidak lepas dari kebijakan Yamin yang selalu melibatkan insan pers—baik media cetak, elektronik, maupun siber—dalam setiap agenda pemerintahan. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi program kerja agar langsung sampai ke masyarakat. Lebih dari sekadar corong sosialisasi, Yamin justru membuka ruang bagi kritik yang membangun demi menjaga keseimbangan kebijakan daerah.

Usai menerima penghargaan, Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR menyampaikan rasa syukur dan menegaskan kembali komitmennya terhadap kemerdekaan pers. Bagi Yamin, pers adalah mitra strategis sekaligus kontrol sosial yang krusial bagi dinamika pembangunan.

“Terimakasih dan syukur atas penghargaan ini, saya dan pemerintahan Kota Banjarmasin mendukung penuh kebebasan pers, keterbukaan informasi, dan kemitraan media sebagai pilar penting pembangunan daerah,” ujar Yamin.

“Dengan semangat bekerja bersama dengan insan pers untuk menggerakkan Banjarmasin menuju kota yang lebih bersih, lebih maju, lebih sejahtera, dan semakin membanggakan,” pungkasnya.

Bagikan: