BANJARMASINLENTERAKALIMANTAN.NET

Keterbatasan pasokan air bersih yang kerap menghantui warga Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, akhirnya mendapat respons darurat. Polresta Banjarmasin menggandeng PT Air Minum (AM) Bandarmasih (Perseroda) untuk mendistribusikan air bersih langsung ke pemukiman warga pada Kamis pagi, 18 Juni 2026.

Aksi tanggap darurat yang dikemas dalam bentuk Bakti Sosial memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini menyasar wilayah yang selama ini rawan terdampak krisis air bersih, terutama saat pasokan mengalami gangguan mendadak. Proses distribusi yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA tersebut disambut antusias oleh warga yang telah bersiap dengan jeriken dan ember.

Kasat Intelkam Polresta Banjarmasin, Kompol Sodik Ashari, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk intervensi sosial langsung untuk memitigasi dampak dari keterbatasan pasokan air di wilayah tersebut.

“Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, memperkuat citra positif Polri, serta mendukung terjalinnya hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kompol Sodik dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 18 Juni 2026.

Distribusi air bersih ini melibatkan personel gabungan dari Polresta Banjarmasin hingga Polsek jajaran yang berkoordinasi erat dengan pihak PDAM dan pemerintah daerah setempat. Kehadiran truk-truk tangki air di lokasi menjadi angin segar bagi warga yang kerap kesulitan memenuhi kebutuhan domestik harian mereka.

Direktur Umum dan Pemasaran PT AM Bandarmasih, Hj. Yulia Riana Sari, turun langsung ke lapangan untuk memastikan pasokan air tersalurkan dengan baik. Kehadirannya didampingi oleh Kabag Pemasaran PT AM Bandarmasih, Roly, serta Kanit Ekonomi Sat Intelkam Polresta Banjarmasin, Iptu Fauzi Rahman.

Ketua RT 11 Pemurus Dalam, Basori, yang mendampingi warga selama proses distribusi, mengapresiasi langkah taktis ini. Menurutnya, pasokan air bersih sangat krusial bagi warganya, terutama saat terjadi kondisi darurat yang berdampak langsung pada ketersediaan harian air bersih.

Agenda distribusi air ini berakhir pada pukul 10.30 WITA. Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh proses pembagian air berjalan dengan lancar, tertib, dan situasi di lokasi terpantau aman terkendali.

Bagikan: