
BARITO KUALA – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Momentum Safari Ramadhan di Kabupaten Barito Kuala (Batola) tahun ini bukan sekadar seremoni religi. Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Batola dengan Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, di Aula Selidah pada Senin (16/03), menjadi panggung pengumuman sejumlah proyek strategis nasional yang siap mengubah wajah kabupaten berjuluk Bumi Ije Jela tersebut.
Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi keluarga besar HMI & KAHMI ini, Bupati Batola H. Bahrul Ilmi secara khusus mengapresiasi kehadiran Rifqinizamy sebagai “pendekar” aspirasi Banua di tingkat pusat. Fokus utama pertemuan ini adalah komitmen akselerasi pembangunan, mulai dari tata kelola sampah bernilai ratusan miliar, penguatan ekonomi lokal melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga revitalisasi infrastruktur di gerbang masuk Kalimantan Selatan.
Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, memaparkan empat agenda krusial yang akan difokuskan di Barito Kuala dalam beberapa tahun ke depan:
Industri Pengolahan Sampah (LSDP): Pada tahun 2027, Batola diproyeksikan menerima dana Local Sustainability Development Project senilai Rp150 miliar. Dana ini dialokasikan untuk pembangunan TPS terpadu dan industri pengolahan sampah menjadi pupuk.
Kedaulatan Pangan Lokal: Rifqinizamy menegaskan negosiasi stimulan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Targetnya, pasokan telur, ayam, dan sayur harus bersumber dari petani dan peternak lokal Batola, bukan dipasok dari luar daerah.
✅Akselerasi PTSL: Tambahan kuota sertifikat tanah gratis dijanjikan cair pada Juli mendatang, diprioritaskan bagi warga yang ingin membuka usaha mandiri.
✅Estetika Infrastruktur: Rencana pembangunan bundaran besar di kawasan Handil Bakti untuk mempercantik “etalase” Kalsel bagi pendatang dari arah Kalimantan Tengah.
“Kehadiran beliau merupakan kehormatan luar biasa bagi kami. Beliau adalah sosok di DPR RI yang selalu memberikan dukungan nyata bagi pembangunan di Batola,” ujar Bupati H. Bahrul Ilmi dalam sambutannya.
Tak hanya membahas proyek makro, acara ini juga menjadi wadah penyaluran bantuan nyata bagi masyarakat:
◾Dana Kemakmuran Masjid: Pemkab Batola menyerahkan bantuan sebesar Rp25.000.000 untuk masjid di wilayah Rantau Badauh dan Barambai.
◾Bantuan CSR & Agraria: Penyerahan bantuan melalui program CSR Bank Kalsel serta penyerahan sertifikat tanah secara simbolis oleh BPN kepada perwakilan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran penting, termasuk Sekretaris Daerah Batola, Forkopimda, pimpinan SKPD, Ketua Bawaslu Kalsel dan Batola, perwakilan ATR/BPN, serta Guru Besar UIN Antasari, Prof. Dr. Ani Cahyadi.
Acara ditutup dengan tausiyah agama dan buka puasa bersama yang mempererat hubungan emosional antara pejabat publik, tokoh masyarakat, dan aktivis mahasiswa di penghujung Ramadhan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.(Kominfo/lnk)














