MARABAHANLENTERAKALIMANTAN.NET
Kabupaten Barito Kuala (Batola) resmi memegang tongkat estafet penyelenggaraan syiar Islam terbesar di Kalimantan Selatan. Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, meluncurkan secara resmi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-37 tingkat Provinsi Kalsel tahun 2026 di Marabahan, Kamis (30/04).

Peluncuran ini menjadi gong pembuka bagi “Bumi Ije Jela” untuk bersiap menyambut ribuan kafilah, sekaligus menandai dimulainya Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalsel 2026. Pertemuan strategis ini mengusung misi besar: “Meneguhkan Peran LPTQ Kalsel dalam Meningkatkan Prestasi Kafilah Menuju Tingkat Nasional dan Internasional.”

Bupati Bahrul Ilmi menegaskan bahwa kesuksesan acara sebesar MTQ tidak bisa bertumpu pada satu pihak semata. Ia menyerukan semangat gotong royong demi menjaga marwah daerah sebagai tuan rumah.

“Ulun yakin Insya Allah ini akan berjalan dengan baik sesuai harapan kalau bapak-bapak, ibu-ibu sekalian harus kompak dan mendukung semuanya,” ujar Bahrul di hadapan para undangan. Ia berharap MTQ ke-37 bukan sekadar lomba, melainkan instrumen pembangunan daerah yang nyata.

Setali tiga uang, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel sekaligus Ketua Umum LPTQ Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menekankan bahwa Rakerda ini adalah momentum krusial untuk evaluasi total. Menurutnya, pembinaan tilawatil Qur’an di Kalimantan Selatan harus mulai bergerak ke arah yang lebih terukur dan profesional.

“Sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk memperkuat kelembagaan LPTQ, sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ di semua tingkatan,” tegas Syarifuddin. Ia secara khusus mewanti-wanti Pemkab Batola agar memastikan kesiapan infrastruktur, mulai dari venue lomba hingga kenyamanan akomodasi bagi para tamu.

Di sisi lain, aspek kemanfaatan ekonomi menjadi sorotan pusat. Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI yang juga menjabat Ketua Umum LPTQ Nasional, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., mengingatkan bahwa ajang spiritual ini harus memiliki dampak duniawi yang positif bagi warga sekitar, khususnya pelaku UMKM.

“Kami berharap ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Penyelenggaraannya lancar, sukses, tertib, rapi, sekaligus bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, UMKM-nya hidup,” pesan Abu Rokhmad dalam arahannya.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci, di antaranya Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H. Muhammad Tambrin, Wakil Bupati Balangan H. Akhmad Fauzi, dan Ketua Umum LPTQ Barito Kuala H. Zulkifli Yadi Noor.

Prosesi peluncuran diakhiri dengan penekanan tombol sirene secara simbolis oleh Bupati Batola didampingi unsur Forkopimda dan pengurus LPTQ kabupaten/kota se-Kalsel. Dengan ini, persiapan intensif menuju MTQ Nasional ke-37 Kalsel tahun 2026 resmi dimulai.(Diskominfo/lenka)

 

Bagikan: