PURUK CAHU LENTERAKALIMANTAN.NET

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menyerukan refleksi mendalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Ia mendesak seluruh elemen masyarakat dan birokrasi menjadikan momentum ini sebagai titik balik (turning point) untuk melakukan reformasi diri dan memperkuat kohesi sosial di tengah tantangan daerah yang kian kompleks.

Rumiadi menekankan bahwa esensi hijrah tidak boleh direduksi sekadar sebagai ritual seremonial tahunan atau peringatan sejarah yang usang. Sebaliknya, nilai transformatif Muharram harus diejawantahkan secara konkret dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat di Murung Raya.

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri,” ujar Rumiadi, mengutip landasan teologis dari Al-Qur’an Surah Ar-Ra’d ayat 11, sebagai pengingat keras bahwa perubahan struktural dan sosial harus diinisiasi dari kesadaran kolektif.

Di tengah tuntutan publik terhadap transparansi dan kinerja kedewanan, Rumiadi menegaskan bahwa DPRD Murung Raya berkomitmen memanfaatkan momentum spiritual ini untuk membenahi internal. Lembaga legislatif tersebut berjanji akan memperketat pelaksanaan tiga fungsi konstitusionalnya: legislasi, penganggaran (budgeting), dan pengawasan.

Politikus ini menjamin bahwa setiap kebijakan yang lahir dari gedung dewan ke depan akan ditakar secara ketat dengan indikator keadilan dan kemaslahatan publik. Langkah mitigasi ini diambil demi memastikan roda pembangunan daerah bergerak secara inklusif dan menyentuh akar rumput, bukan hanya menguntungkan segelintir elit.

Menutup seruannya, Ketua DPRD Murung Raya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh konstituen. Ia berharap pergantian tahun hijriah ini membawa berkat, kedamaian, dan stabilitas bagi pembangunan daerah.

Rumiadi mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dan lapisan masyarakat untuk mengakhiri polarisasi, lalu bersinergi membangun daerah lewat optimisme dan kerja-kerja nyata yang terukur.

Reporter: Suara Akar Rumput

Bagikan: