TABALONGLENTERAKALIMANTAN.NET

Rentetan peristiwa kebakaran yang melanda wilayah Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, memaksa otoritas setempat mengambil langkah radikal. Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) bersama tokoh lintas elemen sepakat mengaktifkan kembali Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) secara total, mulai dari tingkat RT hingga desa.

Langkah preventif ini diambil menyusul insiden kebakaran terbaru yang kembali mengamuk pada Kamis (25/6/2026) pagi. Kebakaran tersebut memicu alarm kewaspadaan karena mengancam stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan padat penduduk.

Merespons situasi darurat tersebut, aparat gabungan langsung memperketat pengawasan lapangan. Kapolsek Tanta, Ipda Aris Sufahriadi, S.H., M.H., menyatakan bahwa patroli rutin kini menyasar titik-titik rawan yang berpotensi menjadi sumber petaka.

“Patroli sambang kami lakukan dengan mendatangi pos Satkamling, Posko Unit Pemadam Bahaya Swadaya (UPBS), serta kawasan permukiman padat penduduk, termasuk rumah-rumah yang tidak berpenghuni. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Ipda Aris pada Kamis (25/6/2026).

Selain mengantisipasi fisik api, polisi juga meredam “api” di dunia maya. Pendekatan kepada tokoh agama dan adat diperketat untuk mengedukasi warga agar bijak bermedsos. Hal ini krusial guna membendung hoaks seputar kebakaran yang rawan memicu keresahan sosial.

Pada Kamis sore, Kapolsek Tanta bersama Bhabinkamtibmas menggelar safari silaturahmi ke sejumlah figur kunci. Hasilnya, para tokoh masyarakat, agama, dan adat menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan untuk mengungkap penyebab kebakaran. Mereka juga berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif.

Otoritas meminta warga tidak terprovokasi isu liar. Sejumlah tokoh yang berkomitmen dalam gerakan ini di antaranya:

  • Camat Tanta, Drs. Rofik Aziddin, M.E.

  • Kepala Lembaga Adat Dayak Ma’anyan, Wanan Lami.

  • Pimpinan Ponpes Raudhatut Thalibin Tanta Hulu, Ustadz H. Rahmat Hidayat Syailillah.

  • Ketua Masjid Besar Noor, Ustadz Bahrian, bersama Kaum Masjid, Hasbianor.

  • Kaum Langgar Hidayatussalam Tanta, Yusuf.

Camat Tanta, Drs. Rofik Aziddin, M.E., menekankan pentingnya gotong royong di masa krusial ini.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Tanta untuk tetap menjaga persatuan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, serta bermedia sosial secara bijak agar situasi yang aman dan kondusif dapat terus terpelihara,” tegas Rofik.

Di tingkat polres, pucuk pimpinan memberikan perhatian serius terhadap penanganan di Tanta. Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., menegaskan keamanan wilayah adalah tanggung jawab kolektif.

“Kami mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Forkopimca, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan warga Kecamatan Tanta. Dengan mengaktifkan kembali Satkamling, meningkatkan patroli lingkungan, serta bijak dalam bermedia sosial, diharapkan situasi kamtibmas tetap terjaga dan berbagai potensi gangguan, termasuk kebakaran, dapat dicegah sedini mungkin,” tutup Iptu Heri.

Bagikan: