TABALONG — LENTERAKALIMANTAN.NET
Sebuah mobil pikap hitam hangus terbakar di area pompa pengisian BBM jenis Pertamax di SPBU Padang Panjang, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, pada Sabtu (16/5/2026) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.45 WITA ini sempat memicu kepanikan, namun aksi cepat pemilik dan saksi berhasil mencegah ledakan yang lebih besar di area stasiun pengisian bahan bakar tersebut.
Pemilik kendaraan, Akhmadsyah (40), warga Desa Dahai, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, mengalami luka bakar ringan di kedua telapak tangan serta pergelangan tangan kanannya saat mencoba menyelamatkan situasi. Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika Akhmadsyah selesai mengisi tangki mobilnya dengan Pertamax. Petaka muncul saat ia mencoba menghidupkan kembali mesin kendaraannya.
Secara mendadak, muncul percikan api yang diduga kuat berasal dari korsleting arus pendek pada lampu depan sebelah kiri mobil. Dalam hitungan detik, kobaran api langsung membesar dan menyambar bagian kabin kendaraan.
Sadar akan bahaya besar yang mengancam area SPBU, Akhmadsyah bersama para saksi di lokasi spontan mengambil tindakan berani. Mereka bergotong-royong mendorong mobil yang mulai dilalap api tersebut untuk menjauh dari area pompa pengisian BBM.
Api baru berhasil djinakkan sepenuhnya setelah lima unit armada pemadam kebakaran dari Unit Penanggulangan Bencana Swasta (UPBS) wilayah Balangan dan Tabalong tiba di lokasi. Proses lokalisasi dan pemadaman api berlangsung relatif cepat, yakni sekitar 15 menit.
Pasca-kejadian, personel Polsek Tanta yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanta, IPDA Aris Sufariyadi, S.H., M.H., segera mengamankan lokasi guna memastikan situasi kondusif. Petugas bersama Satreskrim Polres Tabalong langsung memasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan. Tim Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tabalong juga telah diturunkan ke area SPBU untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Menanggapi insiden ini, otoritas kepolisian setempat langsung mengeluarkan peringatan keras bagi para pengendara. Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., meminta masyarakat untuk lebih sensitif terhadap kelayakan kendaraan mereka.
“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kelistrikan kendaraan untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran, terutama saat berada di area SPBU maupun tempat umum lainnya,” ujar IPTU Heri Siswoyo dalam pernyataan resminya.











