
BANJAR – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Peringatan Haul ke-220 ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan pada Kamis (26/3/2026) berlangsung khidmat dan tertib. Di balik kesuksesan relijius tersebut, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengerahkan strategi pengamanan komprehensif yang melibatkan 800 personel gabungan untuk mengawal ribuan jemaah.
Berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, koordinasi antara Polda Kalsel dan Polres Banjar kali ini berhasil mematahkan stigma kemacetan panjang yang kerap menghantui acara besar. Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung peninjauan di lapangan untuk memastikan pemetaan titik rawan berjalan efektif.
“Pada kegiatan Haul Datu Kelampayan hari ini, kita dari Polda Kalimantan Selatan bersama Polres Banjar menggelar kurang lebih 800 personel untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas,” ujar Kapolda di sela-sela pemantauan lokasi.
Hingga prosesi haul berakhir dan jemaah mulai membubarkan diri, arus lalu lintas di jalur utama terpantau ramai lancar. Kapolda mencatat adanya peningkatan signifikan dalam manajemen mobilitas massa sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berarti.
Polda Kalsel tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar jemaah. Melalui keterangan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., disebutkan bahwa kepolisian mengoperasikan sejumlah fasilitas pendukung:
◾Logistik: Dua unit dapur lapangan dikerahkan untuk memasak dan membagikan sekitar 3.700 porsi makanan gratis.
◾Air Bersih: Tiga unit kendaraan penjernih air (water treatment) disiagakan untuk menjamin pasokan air minum dan kebutuhan jemaah.
◾Kesehatan: Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) melakukan patroli aktif guna memberikan pertolongan medis darurat di tengah kerumunan.
Mengingat geografis lokasi yang dikelilingi perairan, Ditpolairud Polda Kalsel menyiagakan empat unit kapal patroli. Armada ini berfungsi memantau jalur sungai yang menjadi akses utama bagi sebagian besar jemaah yang datang menggunakan jalur air.
Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan di sekitar pusat kegiatan dilaporkan sangat kondusif. Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat dan relawan yang bahu-membahu menjaga ketertiban.
“Kondisi keamanan alhamdulillah semua lancar, tidak ada kejadian apa pun. Lalu lintas juga berjalan tertib setelah jemaah bubar,” pungkas jenderal bintang dua tersebut.














