MURUNG RAYA – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Suasana di Dermaga Terapung Pelabuhan Simpang Empat, Kelurahan Beriwit, seketika berubah riuh. Isak haru dan tawa bahagia warga pecah saat menyambut kedatangan Anggota DPRD Kalimantan Tengah, H. Sirajul Rahman. Kunjungan silaturahmi putra asli Murung Raya ini menjadi momen krusial bagi warga bantaran sungai untuk menitipkan harapan langsung kepada wakilnya di parlemen provinsi, Jumat (17/4).

Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang mencakup Barito Raya (Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan), Sirajul memilih dermaga sebagai lokasi pertemuan bukan tanpa alasan. Tempat ini merupakan urat nadi transportasi dan ekonomi warga lokal.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, warga mengungkapkan kebanggaan sekaligus keluh kesah mereka. Mereka berharap pembangunan tidak hanya terfokus di daratan, tetapi juga menyentuh kebutuhan spesifik wilayah perairan dan pedalaman yang selama ini sering terabaikan.

Sirajul Rahman menegaskan bahwa kehadirannya di lapangan bertujuan untuk memastikan kebijakan di tingkat provinsi selaras dengan realitas di akar rumput. Ia mencatat sejumlah poin krusial, mulai dari urgensi perbaikan infrastruktur transportasi sungai hingga penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Saya hadir untuk menyerap dan menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Semua masukan ini saya catat sebagai bahan perjuangan di tingkat provinsi agar kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran,” tegas Sirajul di sela-sela kegiatannya.

Legislator yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mengajak publik untuk terus aktif dalam menyuarakan gagasan. Menurutnya, partisipasi publik adalah kunci agar produk hukum dan kebijakan yang lahir di DPRD benar-benar berpihak pada rakyat kecil.

“Dengan komunikasi yang terbuka, kita bisa memastikan program pemerintah provinsi selaras dengan kebutuhan riil di lapangan,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, Sirajul berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan pemangku kepentingan terkait. Langkah ini diambil guna mengawal isu-isu prioritas yang muncul selama dialog di dermaga, sekaligus mempertegas peran DPRD sebagai jembatan penghubung yang kokoh antara rakyat dan negara.(Lkg)

 

Bagikan: