JAKARTA LENTERAKKALIMANTAN.NET

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, meraih penghargaan nasional atas capaian kinerja tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah pada peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 di Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026).

Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha tersebut diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.

Kalimantan Selatan berhasil masuk lima besar provinsi berkinerja terbaik secara nasional bersama DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Capaian ini menjadikan Kalsel sebagai satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang meraih penghargaan tersebut.

“Alhamdulillah, Kalimantan Selatan masuk lima besar nasional dan menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang menerima penghargaan ini,” ujar Muhidin.

Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah. Karena itu, ia mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan otonomi daerah.

“Mari kita bersama-sama menjalankan otonomi daerah dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Muhidin juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai prioritas utama pemerintah daerah.

“Kita harus selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjalankan kebijakan pemerintahan setiap saat,” tegasnya.

Upacara peringatan dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, yang membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa otonomi daerah merupakan proses dinamis yang menuntut keseimbangan antara kewenangan, kemampuan, dan integritas.

“Ada satu kata yang lekat dengan otonomi daerah, yaitu kewenangan. Namun kewenangan harus diimbangi kemampuan dan integritas,” ujarnya.

Selain itu, Kemendagri juga memberikan penghargaan lain seperti National Governance Awards 2026 kepada kepala daerah yang dinilai inovatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, sebagai komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik(mckalsel/lnk).

Bagikan: