
BANJARBARU, LENTERAKALIMANTAN.NET –
Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-54 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tidak sekadar menjadi ajang nostalgia tahunan. Bertempat di Hotel Grand Maya Artotel, Banjarbaru, Kamis, 30 Juli 2026, momentum ini dijadikan pijakan strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi warga sekaligus memperluas akses kesehatan gratis di Kalsel.
Puncak perayaan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan organisasi wanita se-Kalsel.
“Momentum ini menjadi simbol semangat kebersamaan seluruh elemen pemerintah dan TP PKK dalam memperkuat gerakan pemberdayaan keluarga di Kalimantan Selatan,” ujar Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, di sela-sela acara.
Guna mewujudkan kesejahteraan keluarga secara riil, TP PKK Kalsel meresmikan langkah konkret melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. Kerjasama ini berfokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui Program Cek Kesehatan Gratis yang akan menjangkau berbagai lapisan warga Banua.
Tak berhenti di situ, Dinas Kesehatan Kalsel juga mengandeng dua organisasi kemasyarakatan perempuan terbesar, yakni Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalsel dan Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kalsel. Penandatanganan kerja sama inter-organisasi ini disaksikan langsung oleh Hj. Fathul Jannah.
Di saat yang sama, kepedulian sosial ditunjukkan lewat penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada para kader. Penyerahan ini merupakan bagian dari program penyaluran total 15.000 paket sembako hasil kolaborasi TP PKK Kalsel dan Dinas Sosial Provinsi Kalsel sepanjang rangkaian HKG PKK ke-54 tahun ini.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi di lapangan, TP PKK Pusat menganugerahkan Penghargaan Adibakti kepada para kader PKK kabupaten/kota se-Kalsel. Penghargaan ini terbagi dalam tiga tingkatan:
-
Adibakti Pratama: Bagi kader dengan masa pengabdian 10 tahun.
-
Adibakti Madya: Bagi kader dengan masa pengabdian 15 tahun.
-
Adibakti Utama: Bagi kader yang telah mengabdi secara konsisten selama 25 tahun.

Selain apresiasi individu, TP PKK Kalsel mengumumkan para pemenang lomba edukatif yang digelar bersama lintas dinas untuk mempercepat implementasi 10 Program Pokok PKK. Pemenang mencakup:
-
Lomba Vlog Edukasi Kesehatan (bersama Dinas Kesehatan).
-
Lomba Aku Hatinya PKK / Ketahanan Pangan (bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan).
-
Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga / UP2K (bersama Dinas Koperasi dan UKM).
-
Lomba Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis (bersama Dinas PPPA dan KB).
-
Lomba Tertib Administrasi PKK (bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa).
Selepas prosesi utama, Hj. Fathul Jannah Muhidin menyusuri setiap stan pameran UMKM lokal yang memadati area acara. Istri Gubernur Kalsel tersebut meninjau beragam produk unggulan karya perajin Banua, mulai dari jajanan khas daerah hingga produk kriya olahan tangan.
Kehadirannya di tengah para pelaku usaha menjadi sinyal kuat dukungannya terhadap kemandirian ekonomi keluarga. Fathul Jannah menegaskan pentingnya promosi berkelanjutan agar produk lokal Kalimantan Selatan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui integrasi kegiatan sosial, kesehatan, dan penguatan ekonomi ini, HKG PKK ke-54 membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat adalah kunci utama menciptakan keluarga Kalsel yang sehat, mandiri, dan sejahtera.











