BANJARMASIN LENTERAKALIMANTAN.NET

Kebakaran di Pasar Harum Manis sempat memicu kekhawatiran soal pasokan bahan pokok. Namun, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan stok bawang di pasaran tetap aman dan harga masih stabil.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, menegaskan bahwa meski sekitar 17 ton bawang merah ikut hangus terbakar, ketersediaan komoditas tersebut masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kami telah melakukan pemantauan langsung di lapangan. Memang benar ada sekitar 17 ton bawang yang terbakar, termasuk bawang putih dan komoditas palawija lainnya. Namun demikian, ketersediaan bawang masih aman dan mencukupi,” ujarnya di Banjarmasin.

Selain bawang merah, kebakaran juga melahap bawang putih, keminting, dan kacang hijau. Meski demikian, dampaknya tidak signifikan terhadap distribusi karena pasokan dari jalur lain masih berjalan normal.

Tak hanya stok, harga juga terpantau stabil. Saat ini bawang dijual di kisaran Rp30.000 per kilogram, tanpa lonjakan berarti pascakebakaran.

“Kami pastikan masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok masih tersedia dengan harga yang relatif stabil,” tambahnya.

Pemerintah daerah menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala guna menjaga distribusi tetap lancar serta mengantisipasi potensi kenaikan harga di pasaran.

Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan bahan pokok masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah situasi tak terduga(mckalsel/lnk).

Bagikan: