
BANJAR – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan mulai memperketat pengawasan distribusi bahan pokok penting (bapokting) menyusul ditemukannya lonjakan harga pada sejumlah komoditas krusial. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang digelar di pusat perkulakan Indogrosir, Kabupaten Banjar, Selasa (3/3/2026), petugas mendapati harga cabai dan kedelai telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kegiatan pemantauan ini dipimpin oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., beserta tim Satgas Pangan lainnya. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Berdasarkan hasil pengecekan fisik dan administrasi di lapangan, komoditas cabai menjadi sorotan utama karena harganya yang kian tak terkendali.
✅Cabai Rawit Merah: Bertengger di angka Rp111.000 per kilogram, jauh melampaui ambang batas HET.
✅Cabai Keriting: Menyentuh Rp66.000 per kilogram, tercatat tidak sesuai dengan ketentuan harga pemerintah.
✅Kacang Kedelai: Mengalami kenaikan hingga Rp16.000 per kilogram.
Meski harga melambung tinggi, Satgas memastikan stok ketiga komoditas tersebut saat ini masih dalam kategori aman.
Selain persoalan harga, tim juga mengidentifikasi adanya gangguan pada rantai pasok. Harga telur ayam ras memang masih stabil di angka Rp30.000 per kilogram (sesuai HET), namun ketersediaannya mulai mengkhawatirkan.
“Stok telur yang didatangkan dari Pulau Jawa dilaporkan mulai menipis,” tulis laporan tim Satgas Pangan Polda Kalsel.
Kondisi serupa terjadi pada daging ayam ras. Walau dijual sesuai HET, ketersediaannya di ritel modern sangat terbatas. Hal ini dipicu oleh tingginya harga pembelian di tingkat distributor, sehingga pihak peritel membatasi volume stok untuk menekan risiko kerugian.
Komoditas yang Masih Stabil
Di tengah fluktuasi beberapa bahan pokok, sejumlah komoditas lainnya terpantau masih relatif terkendali sesuai dengan regulasi HET:
Komoditas | Harga | Status Stok
◾Beras Premium | Rp15.400 /kg (Aman)
◾Daging Sapi Beku | Rp89.000 /kg (Aman)
◾Bawang Merah | Rp34.500 /kg ( Aman )
◾Gula Pasir | Rp17.500 /kg (Aman )
◾Minyak Goreng (Alif) | Rp18.960 /liter ( Aman ).
Sebagai catatan, untuk daging sapi, pihak ritel saat ini hanya menyediakan varian daging beku, sementara stok daging sapi segar tidak tersedia di lokasi tersebut.
Menyikapi temuan ini, Satgas Pangan Polda Kalsel menegaskan tidak akan tinggal diam. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan intensif dan memperkuat koordinasi dengan para distributor utama serta pengelola ritel di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
“Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik,” tegas pernyataan resmi Satgas Pangan Polda Kalsel.
Langkah ini diharapkan dapat memutus rantai spekulasi harga dan memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri tanpa terbebani kelangkaan bahan pangan.















