PURUK CAHU – LENTERAKALIMANTAN.NET
Maraknya praktik penggelapan kendaraan bermotor dengan modus sewa-menyewa di Kabupaten Murung Raya memicu perhatian serius dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Murung Raya, Olivia Wiswanti, S.E., M.M., memperingatkan masyarakat dan pengusaha rental untuk memperketat prosedur verifikasi guna memutus rantai kejahatan yang terus berulang ini.
Olivia mengungkapkan bahwa pola kejahatan ini cenderung serupa: pelaku memanfaatkan celah kepercayaan pemilik kendaraan dengan menggunakan identitas palsu dan pembayaran uang muka di awal. Namun, setelah unit dibawa, pelaku menghilang dan memutus semua akses komunikasi.
“Modusnya memanfaatkan kepercayaan. Pelaku biasanya menunjukkan identitas palsu, memberikan uang muka tunai, lalu membawa kendaraan dan memutus komunikasi. Karena itu, jangan mudah melayani transaksi dengan pihak yang belum dikenal tanpa verifikasi yang kuat,” tegas Olivia, Sabtu (9/5/2026).
Untuk meminimalisir risiko kerugian material yang signifikan, legislator tersebut mendorong penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih ketat dalam setiap transaksi. Olivia menyarankan lima langkah pencegahan utama bagi pemilik usaha:
-
Verifikasi Ketat: Memastikan KTP-el dan Kartu Keluarga (KK) yang digunakan adalah asli.
-
Dokumentasi Visual: Pengambilan foto penyewa bersama unit kendaraan sebagai bukti fisik.
-
Aspek Legal: Penggunaan kontrak sewa bermeterai yang mencantumkan hak dan kewajiban secara rinci.
-
Teknologi Keamanan: Pemasangan alat pelacak atau GPS Tracker pada setiap unit.
-
Kontak Darurat: Mewajibkan adanya nomor kontak keluarga yang dapat diverifikasi keberadaannya.
Selain kewaspadaan individu, Olivia juga meminta adanya langkah proaktif dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Ia mendorong Dinas Perhubungan serta Dinas Kominfo untuk menggencarkan literasi publik mengenai bahaya penawaran sewa fiktif di media sosial.
“Kenyamanan berusaha dan rasa aman masyarakat harus kita jaga bersama. Transaksi yang legal, terdokumentasi, dan terverifikasi adalah tameng terbaik dari modus penipuan,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya respons cepat dari kepolisian terhadap laporan indikasi penggelapan. Sinergi antara patroli siber, ketegasan hukum, dan kehati-hatian masyarakat dianggap sebagai kunci utama dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat di Murung Raya.
“Mari kita bangun ekosistem ekonomi yang sehat dengan mengedepankan kehati-hatian dan kepatuhan hukum,” pungkas Olivia.(Lng)











