KALSEL LENTERAKALIMANTAN.NET

Menjelang Hari Raya Iduladha dan libur panjang akhir Mei 2026, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya di wilayah Banua.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran, Maulana Fatahillah, mengatakan pihaknya terus melakukan penguatan kesiapsiagaan selama momentum Iduladha dan masa libur panjang.

“Menjelang Iduladha ini kami dari tim pemadam kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan kesiapsiagaan. Kami standby 24 jam di dua pos, yakni di Banjarmasin dan Banjarbaru,” kata Maulana, Senin (25/5/2026).

Ia menyampaikan masyarakat dapat menghubungi petugas apabila terjadi keadaan darurat maupun membutuhkan bantuan pemadam kebakaran dan penyelamatan melalui nomor layanan 0811-519-113.

“Bila ada keadaan yang memerlukan bantuan, apapun itu, kami siap-siaga 24 jam untuk memberikan bantuan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain fokus pada pelayanan masyarakat, Damkar Kalsel juga mengimbau seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), khususnya yang berada di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, agar meningkatkan kewaspadaan selama masa libur panjang.

Menurut Maulana, pengamanan gedung perkantoran dan lingkungan sekitar perlu menjadi perhatian karena sebagian besar aktivitas kantor akan berkurang selama cuti bersama dan penerapan work from home (WFH).

“Untuk menghadapi libur panjang ini, kami menghimbau seluruh jajaran SKPD, terutama yang berada di kawasan perkantoran Gubernur di Banjarbaru, agar senantiasa siap-siaga dan melakukan pengamanan terhadap gedung-gedung maupun lingkungan di sekitarnya,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Kalimantan Selatan mulai memasuki musim kemarau dengan potensi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan prediksi cuaca, musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung cukup panjang dengan kenaikan suhu sekitar 2 hingga 3 derajat Celsius.

Karena itu, seluruh pihak diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di area sekitar perkantoran yang masih terdapat lahan kosong maupun kawasan berhutan.

“Lingkungan sekitar perkantoran, terutama yang masih ada lahan dan hutan, agar diwaspadai terhadap bahaya kebakaran,” pungkasnya(mckalsel/lnk).

Bagikan: