BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET

Tim Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan kembali menorehkan prestasi pada ajang National Firefighter Skill Competition 2026 yang digelar di Palembang pada 25 hingga 30 April 2026. Dalam keikutsertaan keduanya, kontingen Kalimantan Selatan berhasil membawa pulang Piala Harapan III pada kategori ladder pitching.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan, Maulana Fatahillah, mengatakan tim Damkar Kalsel berangkat dengan delapan peserta dan tiga ofisial.

“Alhamdulillah Provinsi Kalimantan Selatan dapat berpartisipasi sejak awal hingga berakhirnya kegiatan NFSC 2026 di Palembang. Ini merupakan keikutsertaan kedua kami dan hasil yang diperoleh cukup membanggakan,” ujarnya di Banjarbaru, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, NFSC 2026 diikuti 43 peserta dari unsur provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia yang bersaing dalam tiga kategori perlombaan.

Pada kategori ladder pitching, Kalimantan Selatan berhasil menempati posisi Harapan II atau peringkat kelima. Sementara pada kategori hose laying, tim Damkar Kalsel berada di posisi kedelapan dari 43 peserta. Adapun pada kategori survival, kontingen Banua menempati peringkat kesembilan.

Menurut Maulana, capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dari sisi catatan waktu personal best para peserta di setiap kategori lomba.

“Secara umum target kami sudah tercapai. Ada peningkatan yang cukup drastis dari sebelumnya, khususnya pada catatan waktu dan performa di setiap kategori,” katanya.

Ia menambahkan, hasil tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk terus meningkatkan kemampuan, baik dari sisi teknik, penampilan, maupun adaptasi saat bertanding.

“Tahun depan kami ingin terus memperbaiki catatan waktu, memperbaiki penampilan, dan meningkatkan adaptasi dalam pertandingan. Mudah-mudahan hasil yang diraih bisa lebih baik lagi,” ucapnya.

Sebagai persiapan menghadapi kompetisi berikutnya, pihaknya juga mulai merancang program training center dengan durasi lebih panjang.

“Kalau melihat daerah lain, ada yang sudah melakukan karantina dan training center selama tiga bulan. Kita kemarin hanya satu bulan, tetapi Alhamdulillah cukup efektif dan hasilnya sudah menunjukkan peningkatan yang jauh lebih baik,” jelasnya.

Maulana turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan masyarakat atas dukungan yang diberikan kepada tim Damkar Kalsel selama mengikuti NFSC 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta masyarakat Kalimantan Selatan atas dukungan kepada tim pemadam kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan selama mengikuti NFSC 2026 di Kota Palembang,” pungkasnya(mckalsel/lnk).

Bagikan: