Murung Raya,  LENTERAKALIMANTAN.NET– Memaknai Hari Raya Idul Adha 1447 H yang bertepatan pada 27–28 Mei 2026, Ketua DPC PDI-P Murung Raya, Dr. Doni, SP., http://M.Si., bersama Ketua Fraksi PDI-P Bebie, http://S.Sos., S.H., S.P., M.M., http://M.AP., menggelar upacara qurban dan acara makan bersama kader serta simpatisan. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi kolektif tentang makna pengorbanan sebagai fondasi kepedulian sosial dan keadilan.

Berlangsung khidmat di Kantor Sekretariat DPC PDI-P, penyembelihan hewan qurban dimaknai lebih dari sekadar ritual tahunan. Dr. Doni menegaskan, qurban adalah simbol pemerataan kesejahteraan. “Hewan qurban kami jadikan perumpamaan bahwa rezeki dan sumber daya harus dialirkan kepada mereka yang membutuhkan, bukan berhenti pada segelintir pihak,” ujarnya.

Dalam sambutannya, ia menyoroti potensi kekayaan alam Murung Raya yang melimpah. Menurutnya, sumber daya daerah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat apabila dikelola secara adil dan transparan. “Kekayaan alam kita luas dan cukup. Tapi akan terasa kurang jika hanya dinikmati segelintir orang,” tegasnya dengan nada serius.

Sebagai mantan Ketua DPRD Murung Raya yang dikenal nasionalis dan merakyat, Dr. Doni juga menyinggung perubahan sistem pemilu nasional. Merujuk *Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024* yang dibacakan 26 Juni 2025, pemilu akan dibagi menjadi dua skema mulai 2029. Pemilu Nasional untuk Presiden, DPR RI, dan DPD RI digelar pada 2029, sementara Pemilu Lokal untuk Gubernur, Bupati/Wali Kota, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dilaksanakan 2–2,5 tahun setelahnya, sekitar 2031. Format “Pemilu 5 kotak” serentak resmi dihapus.

Di akhir acara, ia menyampaikan ucapan Idul Adha sekaligus ajakan menjaga persatuan. “Dari Fraksi PDI-P kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin apabila terdapat salah dan khilaf,” ujarnya.

Reporter: Suara Akar Rumput
Narasumber: Ketua DPC PDI-P Murung Raya

Bagikan: