BANJARBARU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dan masyarakat miskin yang terhimpit lesunya roda ekonomi di Kalimantan Selatan menjadi sasaran utama dalam aksi sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menyalurkan sedikitnya 2.244 paket sembako secara serentak demi meringankan beban warga sekaligus menyerap langsung keluhan kesehatan di tingkat akar rumput.
Penyaluran bantuan kemanusiaan ini dilepas langsung dari Lapangan Gedung SDC Ditlantas Polda Kalsel Km.21, Banjarbaru, pada Kamis, 25 Juni 2026. Distribusi paket pangan ini difokuskan menyisir wilayah Banjar, Banjarbaru, hingga Banjarmasin, bahkan dipastikan menembus kawasan pelosok yang selama ini sulit terjangkau.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa aksi ini dirancang bukan sekadar sebagai seremonial tahunan, melainkan sebuah upaya intervensi nyata di tengah situasi ekonomi yang sedang tidak menentu. Melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., Kapolda merinci klaster masyarakat yang menjadi prioritas utama penerima bantuan.
“Target masyarakat yang mendapatkan sembako ini yang pertama masyarakat miskin, kemudian masyarakat yang terdampak dengan PHK, dan terdampak juga dengan situasi ekonomi saat ini,” ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di lokasi pemberangkatan bantuan, Kamis (25/6/2026).
Tidak sekadar menyerahkan bingkisan, momen ini dimanfaatkan oleh personel kepolisian untuk membangun dialog interaktif dengan warga. Melalui komunikasi dua arah tersebut, para personel di lapangan ditugaskan untuk mengidentifikasi dan menyerap informasi mengenai kendala serta kesulitan akses kesehatan yang kerap dihadapi oleh masyarakat kurang mampu.
Untuk memastikan akurasi dan ketepatan sasaran, jajaran kepolisian resor (Polres) di berbagai wilayah dikerahkan penuh hingga ke daerah-daerah terpencil.
“Penyaluran bantuan ini dilakukan secara menyeluruh hingga ke pelosok-pelosok daerah, di mana pihak kami mengerahkan personel dari jajaran Polres untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambah Kapolda Kalsel.
Di bawah tema besar “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, momentum Hari Bhayangkara kali ini diharapkan mampu mempererat kembali ikatan silaturahmi dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Kalimantan Selatan. Kapolda juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mitra strategis yang ikut menyokong aksi sosial ini.
“Kami berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutur Irjen Pol Rosyanto, sembari mengapresiasi para mitra bisnis yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan agenda kemanusiaan tersebut.
Kegiatan strategis ini turut dikawal dan dihadiri oleh jajaran internal Polda Kalsel serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Di antaranya:
-
Internal Polda & Bhayangkari: Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, serta Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel.
-
Pimpinan Wilayah: Plh Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, dan Kapolres Banjar.
-
Instansi & Stakeholder Terkait: Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Provinsi Kalsel, Kabinda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Ketua Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM), serta Direktur PT. Sebuku Coal Grup.













