PURUK CAHU – LENTERAKALIMANTAN.NET Cuaca ekstrem dan fenomena alam yang tidak menentu di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, mulai memicu alarm kewaspadaan. Anggota Komisi I DPRD Murung Raya, Tuti Marheni, memperingatkan masyarakat bahwa perubahan iklim yang drastis ini berpotensi mengakibatkan lonjakan penyebaran penyakit menular akibat akselerasi pertumbuhan virus dan bakteri.
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi kesehatan dan pendidikan, Tuti menegaskan bahwa benteng pertahanan utama dalam menghadapi ancaman ini bukan pada fasilitas pengobatan, melainkan pada ketahanan sanitasi lingkungan masyarakat itu sendiri.
Menurutnya, tanpa adanya kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan, kondisi cuaca saat ini akan menjadi inkubator yang sempurna bagi agen-agen penyakit.
Dalam taktik pencegahan ini, Tuti menekankan bahwa strategi mitigasi harus dimulai dari unit terkecil, yaitu pengelolaan lingkungan di tingkat rumah tangga hingga merambah ke skala desa. Ada tiga poin krusial yang didorong untuk segera dibenahi oleh warga:
-
Manajemen Sampah: Mengelola pembuangan sampah dengan benar agar tidak menjadi sarang vektor penyakit.
-
Proteksi Sumber Air: Menjaga higienitas pasokan air bersih dari kontaminasi bakteri.
-
Sanitasi Berkala: Melakukan pembersihan rutin di area sekitar tempat tinggal.
“Langkah kecil seperti menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan bersama. Mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya sehari-hari,” ujar Tuti Marheni pada, Senin (22/6/26).Ia menegaskan pentingnya perubahan perilaku fundamental di masyarakat.
Pada bagian akhir penjelasannya, legislator Murung Raya ini berharap imbauan tersebut tidak berhenti sebagai jargon belaka. Ia mendesak adanya aksi nyata yang terintegrasi antara elemen masyarakat, pemerintah desa, dan petugas kesehatan di lapangan.
Melalui sinergi yang kuat dan terstruktur, mata rantai penularan penyakit menular diharapkan dapat diputus sedini mungkin demi mendongkrak kualitas kesehatan publik di Bumi Tira Tangka Balang.
(Muslim)












