PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Halaman Masjid Agung Al-Istiqlal menjadi saksi bisu keharuan keberangkatan 73 calon jemaah haji Kabupaten Murung Raya tahun 1447 H/2026 M. Bupati Murung Raya, Heriyus, resmi melepas rombongan yang terdiri dari 26 laki-laki dan 47 perempuan tersebut pada Minggu (26/4/2024).

Di antara puluhan wajah penuh syukur itu, tampak Ketua DPRD Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., yang turut berangkat menunaikan rukun Islam kelima bersama sang istri.

Bupati Heriyus menekankan bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik melainkan transformasi spiritual yang mendalam. Ia menitipkan mandat moral kepada para jemaah untuk menjaga nama baik daerah yang dijuluki Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan raga, tetapi juga perjalanan jiwa yang menuntun pada transformasi diri. Jaga kebersamaan, patuhi arahan petugas, dan khusyuklah dalam setiap rukun agar pulang sebagai haji yang mabrur,” tegas Heriyus di hadapan para tamu Allah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin dan akhlak selama berada di Arab Saudi, mengingat setiap jemaah merupakan representasi martabat bangsa di mata dunia.

Dukungan moril juga mengalir dari gedung parlemen. Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.AP., secara terpisah menyampaikan ucapan selamat dan doa mendalam bagi seluruh rombongan, termasuk sejawatnya di legislatif, H. Rumiadi.

“Kami iringi dengan doa, semoga selamat sampai tujuan, menjadi haji yang mabrur, serta sehat lahir dan batin. Sejak keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali nanti dalam keadaan sehat walafiat tanpa kekurangan satu apa pun,” ujar Bebie.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya memastikan pengawalan ketat terhadap kelancaran prosesi ini melalui sinergi dengan Kementerian Agama dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Sebagai bentuk dukungan nyata, Panitia Pemberangkatan Haji yang diwakili Firman menyebutkan bahwa setiap jemaah menerima uang saku sebesar Rp1 juta dari pemerintah daerah.

Kronologi Keberangkatan:
◾Minggu (26/4): Pelepasan resmi dari Puruk Cahu menuju Muara Teweh.
◾Transit: Rombongan akan melanjutkan perjalanan darat via Ampah dan Martapura.
◾Rabu (29/4): Jemaah dijadwalkan terbang melalui Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, menuju Madinah.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemkab Murung Raya dalam memfasilitasi kebutuhan spiritual warganya, mulai dari titik pemberangkatan hingga ke embarkasi.(Lkg)

 

Bagikan: