BALANGAN —  LENTERAKALIMANTAN.NET

Halaman Apel Markas Kepolisian Resor (Polres) Balangan mendadak riuh oleh sahutan ribuan burung berkicau pada Minggu, 14 Juni 2026. Ratusan pencinta unggas dari berbagai pelosok Pulau Kalimantan sengaja datang dan berkumpul demi memperebutkan takhta terbaik dalam ajang prestisius: Kapolres Balangan Cup 2026.

Acara yang berlangsung meriah dan tertib ini dipimpin langsung oleh Kapolres Balangan, AKBP Dr. Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Balangan, Ny. Vina Yulianor Abdi, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Balangan.

Kapolres Balangan, AKBP Yulianor Abdi, menegaskan bahwa kompetisi ini dirancang melampaui sekadar ajang adu gengsi suara burung. Menurutnya, ini adalah langkah taktis kepolisian dalam membangun komunikasi yang humanis dengan masyarakat luas.

“Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi wadah untuk menyalurkan hobi positif para pencinta burung kicau,” ujar AKBP Yulianor di sela-sela acara, Minggu (14/6).

Langkah community policing (pemolisian masyarakat) berbasis hobi ini terbukti ampuh. Sepanjang acara, antusiasme tidak hanya datang dari peserta, tetapi juga ratusan penonton yang memadati area Polres Balangan, menciptakan atmosfer yang cair antara aparat dan warga.

Skala kompetisi ini terbilang masif untuk tingkat regional. Tim juri harus menyaring bakat-bakat terbaik melalui 57 babak sengit yang terbagi ke dalam 8 kategori kelas. Penamaan kelas-kelas lomba pun unik karena mengadopsi struktur dan nomenklatur di kepolisian, mulai dari Kelas Kapolres, Bhayangkara, hingga Kelas Reserse dan Lantas.

Berikut adalah rincian kelas yang dipertandingkan dalam Kapolres Balangan Cup 2026:

  1. Kelas Kapolres: Murai Borneo

  2. Kelas Bhayangkara: Cucak Hijau

  3. Kelas Bhayangkari: Murai Borneo

  4. Kelas Kresna: Murai Borneo, Cucak Hijau

  5. Kelas Reserse: Murai Borneo, Cucak Hijau, Kacer, Cendet

  6. Kelas Lantas: Murai Borneo, Cucak Hijau, Non Gembung, Kacer, Kenari

  7. Kelas Samapta: Murai Borneo A/B, Cucak Hijau A/B/C, Non Gembung A/B/C, Kacer A/B, LB Kelas A/B, Kelas Kocok

  8. Kelas Kapolsek: Kenari A/B/C/D, LB Kelas A/B/C/D, Kacer A/B/C, Cendet A/B/C/D, Cambas A/B/C/D, Srindit A/B/C/D, Pleci A/B/C/D, Konin A/B/C/D

Setelah melalui penilaian ketat yang menguras energi dan konsentrasi, panitia akhirnya menetapkan deretan burung terbaik (Best Bird) yang sukses mendominasi di masing-masing kategori:

  • Murai Borneo Terbaik: Wowo, Alfatih, Borneo Nusantara

  • Cucak Hijau Terbaik: Casper RC, Baurai, Borneo Nusantara BC

  • Kacer Terbaik: Hunter, APP 78 SF

  • Konin Terbaik: Felix, 412, Borneo Nusantara BC

  • Pleci Terbaik: Alom Reborn, Amalia Dou SF

  • LB Kenari Terbaik: Samosir, Firly, Borneo Nusantara BC

  • Kenari Terbaik: Jas – Jus, Marina RC

  • Srindit Terbaik: Jojo, RSHD SF

  • Cambas Terbaik: Dewa Mabuk, APP 78 SF

  • Cendet Terbaik: Keramat, H. Yuda, Borneo Nusantara BC

Hingga peluit akhir perlombaan ditiup, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Ajang ini menorehkan catatan positif bagaimana institusi kepolisian mampu melebur tanpa sekat bersama komunitas sipil melalui pendekatan yang organik.

Bagikan: