TABALONGLENTERAKALIMANTAN.NET

Langkah nyata mendukung ketahanan pangan nasional terus digalakkan di tingkat tapak. Personel Polsek Muara Harus turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring ketat terhadap pertumbuhan komoditas jagung pakan di Desa Padangin RT 05, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, pada Senin (15/6/2026). Langkah ini diambil guna memastikan pasokan pakan ternak di wilayah tersebut tetap terjaga di tengah berbagai tantangan cuaca dan hama.

Kapolsek Muara Harus, IPTU Abdul Ghani, S.E., secara berkala menerjunkan AIPTU Warsito dan BRIPKA Syahrizal untuk mengawal perkembangan tanaman jagung pakan yang menjadi binaan institusinya.

Pengecekan ini menyasar lahan pertanian seluas 1 hektare milik Kelompok Tani Teluk Unggang yang dikomandani oleh Mulyadi. Di atas tanah ini, terhampar tanaman jagung pakan jenis hibrida NK 19—bibit unggul yang disalurkan melalui bantuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong.

Dari hasil pantauan di lapangan, hijau daun jagung monokultur tersebut kini telah menginjak usia sekitar enam minggu. Jika berjalan sesuai rencana, estimasi panen raya diproyeksikan bakal jatuh pada Agustus 2026 mendatang. Kendati demikian, kalkulasi total hasil panen belum dapat dipastikan mengingat tanaman masih berada dalam fase vegetatif (pertumbuhan).

Tantangan terbesar yang dihadapi Kelompok Tani Teluk Unggang terletak pada tata kelola air dan gangguan alam. Sistem pertanian di kawasan ini masih bersifat tadah hujan yang dikombinasikan dengan sumur gali, sehingga produktivitasnya sangat bergantung pada fluktuasi cuaca. Tak hanya itu, petani juga harus memutar otak menghadapi serangan hama ulat serta ancaman serangan monyet yang kerap merusak tegakan tanaman.

Menyiasati kendala tersebut, para petani bersama personel kepolisian terus menggenjot upaya perawatan demi mengamankan target panen. Tercatat, hingga pertengahan Juni ini, para petani telah melakukan pemupukan intensif sebanyak tujuh kali serta penyemprotan gulma pasca-tanam dengan frekuensi yang sama.

Merespons aksi tanggap di level polsek ini, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menegaskan bahwa monitoring ini merupakan bentuk komitmen penuh korps Bhayangkara terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Kami terus mendorong personel di lapangan untuk aktif melakukan pendampingan dan monitoring terhadap lahan pertanian masyarakat. Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani sekaligus membantu mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi sehingga hasil pertanian dapat lebih optimal dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong,” ujar IPTU Heri Siswoyo.

Ke depan, Polres Tabalong menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan kelompok tani, pemerintah daerah, beserta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) demi memastikan program ketahanan pangan ini berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Bagikan: