TANAH LAUT – LENTERAKALIMANTAN.NET
Di tengah tingginya animo pemuda Bumi Tuntung Pandang untuk berseragam cokelat, Polres Tanah Laut mempertegas komitmen transparansi dalam seleksi korps Bhayangkara. Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, memimpin langsung pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2026 di Mapolres Tanah Laut, Selasa (31/3).

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kolektif Polda Kalimantan Selatan di bawah arahan Kapolda Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, guna memastikan rekrutmen berjalan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

Ada yang menarik dalam pesan edukatif yang disampaikan AKBP Ricky Boy Siallagan kepada para peserta. Ia menggunakan filosofi olahraga panahan untuk menggambarkan bagaimana seharusnya seorang calon anggota Polri bersikap selama kompetisi seleksi yang ketat ini.

“Seperti lomba memanah, jangan berpikir medali dulu karena akan membuat sasaran yang di depan mata terlihat kabur. Sama dengan seleksi ini, jangan pikir lulus atau tidaknya dulu, tetapi jalani seleksi dengan kemampuan dan usaha terbaik. Serahkan hasil akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Ricky dalam amanatnya.

Tingginya antusiasme masyarakat Tanah Laut terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 113 orang. Namun, setelah melalui proses verifikasi administrasi yang ketat, hanya 101 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat kelengkapan berkas dan berhak melaju ke tahapan seleksi berikutnya.

Kegiatan penandatanganan pakta integritas ini melibatkan seluruh elemen kunci, mulai dari Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim), perwakilan orang tua, hingga para peserta seleksi sendiri. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai potensi kecurangan sejak dini.

Kapolres juga memberikan peringatan keras kepada semua pihak agar tidak mencoba bermain-main dengan integritas seleksi. Ia menjamin bahwa seluruh proses ini tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Saya menegaskan kepada seluruh panitia, peserta, dan orang tua agar bersama-sama menjaga komitmen untuk tidak melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Jangan mudah tergiur dengan janji-janji dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Proses seleksi ini gratis. Jika menemukan indikasi pelanggaran, segera laporkan,” tambah AKBP Ricky Boy Siallagan.

Melalui pengawasan berlapis dan sumpah integritas ini, Polres Tanah Laut optimis dapat menjaring tunas-tunas baru Polri yang profesional dan siap mengabdi kepada negara tanpa cacat moral sejak dalam masa pendaftaran.(humrestala)

 

Bagikan: