TABALONGLENTERAKALIMANTAN.NET Keheningan ibadah subuh di Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, mendadak pecah menjadi kepanikan luar biasa. Si jago merah mengamuk dan melahap habis dua unit rumah kayu milik warga di RT 01 pada Jumat (15/5/2026) pagi, saat sebagian besar masyarakat tengah bersujud di sajadah.

Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.00 Wita. Api disinyalir pertama kali muncul dari bagian dapur rumah milik Harianto (40), seorang petani setempat. Saat kejadian, bangunan tersebut sedang tidak berpenghuni, sehingga api dengan leluasa menjalar tanpa hambatan berarti.

Material bangunan yang didominasi kayu membuat api berkobar hebat dalam waktu singkat. Tak butuh waktu lama, lidah api merembet ke kediaman Mahlida (60) yang terletak tepat di sampingnya. Kedua bangunan tersebut pun hangus tak bersisa.

Mendapat laporan warga, Polsek Muara Uya di bawah komando Kapolsek IPDA Rahmadi, SH, langsung bergerak cepat menuju lokasi. Upaya pemadaman dilakukan secara kolaboratif bersama relawan pemadam kebakaran UPBS/BPK wilayah utara yang mencakup personel dari Kecamatan Muara Uya, Jaro, hingga Haruai.

Sedikitnya lima unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke titik api. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar pukul 06.15 Wita.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami pemicu utama kebakaran hebat tersebut.

“Berdasarkan keterangan sementara dari saksi-saksi, api diduga berasal dari bagian belakang atau dapur rumah milik saudara Harianto. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh tim di lapangan,” ujar IPTU Heri Siswoyo dalam keterangan resminya.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini, dampak ekonomi yang diderita korban cukup berat. Pihak kepolisian menaksir kerugian material mencapai angka Rp250 juta.

 

Bagikan: