
TABALONG – LENTERAKALIMANTAN.NET
Langkah nyata menuju Swasembada Pangan Nasional 2026 mulai dipacu dari tingkat akar rumput. Di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, aparat kepolisian melebur bersama petani untuk memanfaatkan lahan tidur. Sinergi ini ditandai dengan aksi penanaman jagung pakan serentak Kuartal II yang digelar di Desa Harus RT 04, Kecamatan Muara Harus, pada Jumat, 19 Juni 2026.
Kolaborasi taktis ini melibatkan Polsek Muara Harus dan Kelompok Tani (Poktan) Harapan. Mereka menyulap lahan seluas satu hektare (10.000 meter persegi) milik Arbain, salah satu anggota Poktan, menjadi basis ketahanan pangan baru.
Aksi turun ke ladang ini dihadiri langsung oleh Camat Muara Harus Jati Akbar, S.IP., M.M., K.Ip., Kapolsek Muara Harus Iptu Abdul Gani, S.E., beserta jajaran, Kepala Desa Harus H. Rahmani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta puluhan anggota Poktan Harapan.
Komoditas yang dipilih dalam proyek ini adalah jagung pakan hibrida varietas Titian 19, yang disokong langsung oleh Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Hortikultura Kabupaten Tabalong. Mengingat keterbatasan infrastruktur modern, para petani dan polisi menanam jagung dengan pola tugal konvensional, di mana pengolahan lahan dan penyiraman masih mengandalkan tenaga manual.
Kendati target panen telah dipatok pada awal Oktober 2026, proyek ini bukan tanpa risiko. Estimasi total hasil produksi hingga kini belum bisa dipastikan akibat tingginya variabel gangguan alam di lapangan.
Para petani dihadapkan pada tiga ancaman klasik: ketergantungan mutlak pada curah hujan karena status lahan yang tadah hujan, potensi serangan hama ulat serta kawanan monyet, hingga risiko lahan terendam banjir jika intensitas hujan di Tabalong melonjak drastis.
Merespons gerakan di tingkat tapak ini, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa Korps Bhayangkara berkomitmen penuh mengawal ketahanan pangan nasional melalui sinergi lintas sektoral.
“Melalui kegiatan penanaman jagung pakan serentak ini, Polri hadir untuk memberikan dukungan konkret terhadap program swasembada pangan nasional,” ujar Kapolres melalui Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H.
Pihak kepolisian memastikan keterlibatan mereka tidak berhenti pada seremoni penanaman semata. Iptu Heri menambahkan, jajaran Polres Tabalong akan terus melakukan pendampingan melekat dan pemantauan berkala terhadap perkembangan vegetasi jagung tersebut hingga masa panen tiba.
“Kami berharap kolaborasi antara Polsek Muara Harus, pemerintah daerah, dan kelompok tani dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.











