
BANJARBARU – LENTERAKALIMANTAN.NET
Kalimantan Selatan memasuki babak baru dalam sistem pertahanan wilayah. Rabu (6/5/2026), Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) TNI, Letjen Muhammad Saleh Mustafa, bersama Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, meresmikan pemancangan tiang pertama pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) X Lambung Mangkurat.
Prosesi yang berlangsung di kawasan lapangan tembak Korem 101/Antasari, Banjarbaru, ini menjadi simbol penguatan kehadiran negara di Bumi Lambung Mangkurat. Pembangunan Makodam X yang ditargetkan rampung pada periode 2026-2027 ini merupakan bagian dari Rencana Strategis (Renstra) TNI Angkatan Darat untuk memastikan setiap provinsi memiliki komando daerah militer mandiri.
Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan, pembangunan ini bukan sekadar urusan fisik, melainkan langkah strategis penguatan pertahanan wilayah. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan beserta seluruh pemangku kepentingan yang telah menginisiasi realisasi markas ini.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemprov Kalsel beserta seluruh stakeholder terkait atas kerja sama dan inisiasinya. Kami harapkan keberadaan Kodam X Lambung Mangkurat ini nantinya membawa nilai manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat dan pemerintah daerah di Kalsel,” ujar Saleh Mustafa.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Kalsel H. Muhidin memandang pembangunan ini sebagai investasi jangka panjang yang melampaui aspek pertahanan. Menurutnya, sinergi antara Pemprov, pemerintah kabupaten/kota, dan Kementerian Pertahanan adalah kunci sukses berdirinya markas ini.
“Ini bukan hanya soal pertahanan, tapi juga investasi bagi daerah dari sisi ekonomi dan sosial. Pembangunan ini adalah bentuk nyata kolaborasi lintas sektor yang selalu kami terapkan di Kalsel. Kami berterima kasih kepada seluruh Bupati dan Walikota atas dukungannya,” jelas Muhidin.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan dukungan dalam pembangunan infrastruktur pertahanan tersebut, dalam kesempatan yang sama diserahkan penghargaan kepada Gubernur H. Muhidin serta 13 Bupati/Walikota se-Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pangdam XXII Tambun Bungai Zainal Arifi, jajaran Forkopimda Kalsel, Sekdaprov Kalsel H.M. Syarifuddin, pejabat TNI/Polri, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan sektor swasta. Hadirnya representasi berbagai elemen ini menegaskan komitmen kolektif Kalimantan Selatan dalam mendukung penguatan sistem pertahanan nasional. (Adpim/Lenka)













