PURUK CAHU – LENTERAKALIMANTAN.NET Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah resmi digulirkan di Kabupaten Murung Raya sejak 23 hingga 28 Juni 2026. Menanggapi momentum besar ini, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menantang para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak sekadar berkompetisi, melainkan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam reformasi pelayanan publik.
Dalam pernyataan resminya, Bebie menegaskan bahwa ajang spiritual antar-birokrat se-Kalteng ini harus menjadi titik balik perbaikan integritas abdi negara.
“MTQ KORPRI bukan hanya ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan spiritual bagi aparatur sipil negara. Nilai-nilai yang lahir dari MTQ diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelayanan publik yang berintegritas dan humanis,” ujar Bebie tegas.
![]()
Selain sebagai kompas moral bagi ASN, legislator Murung Raya ini menilai perhelatan ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-ASN dan masyarakat Kalimantan Tengah.
Sebagai tuan rumah, tantangan besar kini berada di pundak Kabupaten Murung Raya untuk menyajikan kepanitiaan yang prima. Bebie menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh panitia, peserta, dan elemen masyarakat yang telah bekerja keras menyokong acara berskala provinsi ini.
Ia berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan tertib, sekaligus meninggalkan impresi mendalam bagi para kafilah dari berbagai kabupaten dan kota. “Semangat kebersamaan dan kekeluargaan menjadi kunci suksesnya kegiatan ini,” tambahnya.
Melalui kompetisi ini, Komisi II DPRD Murung Raya optimistis gairah keislaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an akan berakar kuat, baik di lingkungan birokrasi maupun di tengah masyarakat luas.
Bebie menutup pernyataannya dengan pengingat bahwa output final dari kegiatan keagamaan ini harus berdampak nyata pada performa kerja pemerintahan. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong para ASN untuk bekerja sesuai amanah demi mewujudkan kesejahteraan rohani dan sosial masyarakat secara menyeluruh.(Muslim)












