TABALONG –LENTERALALIMANTAN.NET
Tantangan kedaulatan bangsa Indonesia hari ini telah bergeser dari medan laga fisik menuju palagan digital. Di tengah serbuan arus informasi dan transformasi teknologi yang masif, kualitas generasi muda menjadi benteng terakhir untuk menentukan arah masa depan bangsa.
Pesan krusial tersebut mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirangkaikan dengan Hari Kebangkitan Nasional serta HUT ke-77 Proklamasi Pemerintah Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan tingkat Kabupaten Tabalong. Upacara khidmat ini digelar di Halaman Pendopo Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, pada Selasa pagi, 2 Juni 2026.
Tantangan Baru: Kedaulatan Informasi dan Digital
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Tabalong Habib M. Taufani Alkaf menegaskan bahwa refleksi historis tidak boleh berhenti pada seremonial. Menurutnya, tantangan kontemporer saat ini jauh lebih kompleks karena mencakup kedaulatan informasi dan penguasaan ilmu pengetahuan.
“Menjaga tunas bangsa berarti memastikan anak-anak dan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan masa depan. Mereka adalah aset bangsa yang akan melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera,” ujar Habib Taufani dalam amanatnya, Selasa, 2 Juni 2026.
Habib Taufani menguraikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei) dan Hari Lahir Pancasila (1 Juni) memiliki benang merah yang sama: lahirnya kesadaran kolektif untuk bersatu dan bergerak maju. Terlebih pada tahun 2026 ini, peringatan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”.
“Nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi kekuatan pemersatu internal kita di tengah keberagaman, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia yang adil dan beradab,” lanjutnya.
Komitmen Kamtibmas Polres Tabalong
Menanggapi tiga momentum besar tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Tabalong yang hadir dalam upacara menekankan pentingnya internalisasi nilai Pancasila untuk menjaga stabilitas keamanan daerah (kamtibmas).
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menyatakan bahwa peringatan ini harus menjadi pelecut semangat pengabdian bagi seluruh elemen masyarakat.
“Nilai-nilai Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Melalui momentum ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta berkontribusi dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Tabalong,” kata IPTU Heri Siswoyo.
Jalannya Upacara dan Elemen yang Hadir
Upacara gabungan ini diikuti oleh ratusan peserta yang melingkupi peleton gabungan dari Polres Tabalong, Kodim 1008/Tabalong, ASN Pemerintah Kabupaten Tabalong, mahasiswa STIA Tabalong, hingga pelajar SMKN 1 Tanjung.
Di barisan kursi undangan, tampak hadir Wakapolres Tabalong KOMPOL H. Hasanuddin, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalsel KOMPOL I Wayan Eka Wijaya, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong Hj. Hamida Munawarah, serta jajaran perwakilan dari Kejaksaan Negeri Tabalong dan Pengadilan Negeri Tanjung.





