
PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Keterbatasan waktu dan luas wilayah tak menyurutkan langkah jajaran legislatif Kabupaten Murung Raya untuk menjaga simpul silaturahmi di bulan suci Ramadhan 2026. Meski belum mampu menyentuh seluruh pelosok, DPRD Kabupaten Murung Raya memastikan kehadiran mereka di tengah masyarakat melalui rangkaian agenda buka puasa bersama di tingkat kecamatan.
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E, S.H, M.H, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga di 116 desa karena belum bisa dikunjungi satu per satu secara langsung. Keputusan memusatkan kegiatan di setiap ibu kota kecamatan diambil sebagai langkah efisiensi tanpa mengurangi esensi kebersamaan.
“Kami dan seluruh rekan DPRD memutuskan acara bukber di setiap ibu kota kecamatan saja, sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan kita,” ujar Rumiadi saat menghadiri agenda di Kecamatan Permata Intan, Minggu (1/3/2026).
Agenda yang berlangsung dengan nuansa kekeluargaan ini dihadiri oleh Camat Permata Intan, unsur Forkopimcam (Tripika), serta tokoh masyarakat setempat. Rumiadi mengapresiasi antusiasme warga yang hadir, yang menurutnya merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang harmonis di Murung Raya.
Di hadapan para tamu undangan, politisi senior ini juga menyampaikan pesan kerendahan hati. Ia menyadari bahwa sebagai pelayan publik, koordinasi dan komunikasi selama bulan Ramadhan mungkin belum sepenuhnya sempurna.
“Mohon maklum dalam suasana yang penuh sukacita Ramadhan di tengah menahan berbagai ujian, andai saja ada terdapat kekurangan, khilaf, dan salah—baik dari segi ucapan ataupun tindakan lainnya dari kami dan rombongan—maka atas nama pimpinan DPRD Kabupaten Murung Raya, saya ucapkan mohon maaf lahir dan batin,” tambahnya dengan nada tulus.
Walaupun agenda utama dipusatkan di ibu kota kecamatan, DPRD Murung Raya tidak menutup pintu untuk interaksi yang lebih mikro. Rumiadi menegaskan bahwa pihaknya akan tetap berupaya menyambangi beberapa desa di sekitar lokasi agenda jika memungkinkan.
“Jika ada kesempatan, kami akan tetap bersilaturahmi ke beberapa desa terdekat. Ini adalah upaya untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan pelayanan kepada mereka,” pungkas Rumiadi.
Kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyatukan visi demi kesejahteraan Kabupaten Murung Raya yang lebih berkah.(Lkng)










