BANJARMASIN — LENTERAKALIMANTAN.NET
Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin menggelar aksi sosial nyata dengan meresmikan program bedah rumah dan fasilitas tandon air bersih di kawasan Kelayan Kecil RT 19 RW 05, Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan, pada Rabu, 24 Juni 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi sosial Polri dalam meningkatkan kualitas hidup warga melalui penyediaan hunian layak dan akses air bersih yang higienis.
Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul R.K. Siregar, menegaskan bahwa program ini merupakan pengejawantahan dari kehadiran negara di tengah-tengah persoalan mendasar masyarakat.
“Di usia ke-80 pengabdian Polri kepada masyarakat, kami ingin memberikan manfaat yang benar-benar bisa dirasakan warga. Salah satunya lewat program bedah rumah untuk masyarakat yang membutuhkan dan penyediaan tandon air bersih yang bisa dipakai warga sekitar,” ujar Timbul pada Rabu, 24 Juni 2026.
Menurut Timbul, peran kepolisian di era modern tidak lagi sekadar berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) secara konvensional, melainkan juga aktif terlibat dalam penyelesaian problematika sosial yang dihadapi komunitas lokal.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polresta Banjarmasin memang hadir untuk masyarakat. Kehadiran Polri harus bisa dirasakan langsung manfaatnya, baik lewat pelayanan keamanan maupun kegiatan sosial seperti yang kami lakukan hari ini,” katanya menambahkan. Melalui pendekatan humanis ini, institusinya berharap kemitraan strategis antara Polri dan masyarakat semakin solid demi mewujudkan semangat Polri yang Presisi.
Selain menyerahkan kunci rumah yang telah selesai direnovasi dan meresmikan tandon air, Polresta Banjarmasin memberikan kejutan fasilitas tambahan berupa pemberian Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis kepada sang penerima manfaat bedah rumah, Yalmo Ngadiono, beserta putranya, Hartono.
Hartono (25) tidak dapat menyembunyikan rasa harunya atas asistensi yang diberikan oleh korps korps baju cokelat tersebut. Menurutnya, program ini tidak sekadar memperbaiki struktur fisik bangunan, melainkan memulihkan harkat hidup keluarganya.
“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan tidak menyangka akan menerima bantuan sebesar ini. Rumah yang sebelumnya sederhana sekarang jadi lebih layak untuk ditempati. Kehadiran tandon air bersih juga sangat membantu kebutuhan warga di lingkungan kami,” tutur Hartono.
Bagi Hartono, inisiatif ini menjadi validasi konkret atas kepedulian kepolisian terhadap kelompok masyarakat rentan. “Bagi kami, ini bukan sekadar bantuan fisik, tapi juga bentuk perhatian yang bikin kami merasa diperhatikan. Terima kasih kepada Polresta Banjarmasin dan semua pihak yang sudah membantu keluarga kami. Semoga Polri semakin dekat dengan masyarakat dan terus jadi pelindung serta pengayom yang dicintai rakyat,” ucapnya.
Guna memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi warga sekitar Kelayan Timur, rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini juga diintegrasikan dengan pelaksanaan pasar murah bahan pokok bersubsidi. Agenda ini sukses terlaksana berkat kolaborasi lintas sektoral antara Polresta Banjarmasin, dinas terkait, dan pemangku kepentingan (stakeholders). Di saat yang sama, polisi turut mendistribusikan ratusan paket sembako secara gratis sebagai bantalan sosial instan bagi warga yang membutuhkan.











