BANJARMASIN — LENTERAKALIMANTAN.NET
Suasana halaman Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Banjarmasin Timur mendadak riuh pada Minggu dini hari, 14 Juni 2026. Alih-alih tegang oleh urusan kriminalitas, markas polisi ini justru mencair dalam kehangatan. Usai menyisir jalanan kota demi mengantisipasi kejahatan, Pelaksana Harian (Plh.) Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Timbul R.K. Siregar, memilih membaur bersama warga dan awak media untuk nonton bareng (nobar) siaran langsung Piala Dunia 2026.
Langkah ini bukan sekadar hiburan pelepas penat. Kegiatan membaur tersebut sengaja didesain sebagai strategi komunikasi humanis untuk meruntuhkan sekat antara aparat dan masyarakat di Kota Seribu Sungai.
Sebelum peluit pertama pertandingan Piala Dunia ditiup, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Banjarmasin terlebih dahulu bergerak menyisir titik-titik rawan. Patroli rutin berskala besar digencarkan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), potensi tawuran remaja, hingga aksi balap liar yang kerap meresahkan warga saat akhir pekan.
“Patroli kami laksanakan untuk memastikan Banjarmasin aman dan kondusif. Setelah itu kami ngumpul bareng warga dan rekan media untuk nobar Piala Dunia,” ujar Kombes Pol. Timbul R.K. Siregar di sela-sela riuhnya pertandingan.
Menurut Timbul, kehadiran polisi di tengah momentum santai seperti sepak bola adalah instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik. “Kedekatan ini penting agar Polri dan masyarakat bisa sama-sama menjaga keamanan,” tambahnya.
Sembari menikmati jalannya pertandingan yang sengit, perwira menengah melati tiga tersebut memanfaatkan momen untuk berdialog santai. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk tidak pasif dan berani mengambil peran dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Timbul juga mengingatkan warga agar memanfaatkan kanal pengaduan resmi jika mengendus adanya pergerakan yang mencurigakan di lingkungan mereka.
“Polresta Banjarmasin berkomitmen hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tapi juga mitra masyarakat. Laporan informasi yang disampaikan sangat membantu pelaksanaan tugas kami,” tegas Timbul.
Ia meminta masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan panggilan darurat 110 Polri yang bebas pulsa dan beroperasi selama 24 jam. Lewat sinergi informal di halaman polsek ini, Polresta Banjarmasin berharap pesan-pesan keamanan dapat tersampaikan secara lebih organik dan efektif ketimbang imbauan formal di atas kertas. (humresta/bjm)












