BANJARBARU LENTERAKKALIMANTAN.NET

Upaya penanganan masalah sosial di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dari dukungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan terhadap sosialisasi penanganan rujukan orang tua terlantar dalam kondisi kedaruratan yang digelar Dinas Sosial Kabupaten Tapin.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kalsel, Selamat Riadi, menegaskan bahwa pemerintah provinsi mendukung penuh langkah strategis tersebut, terutama dalam memperkuat respons cepat terhadap keterlantaran dan kondisi darurat sosial.

“Pada dasarnya kami mendukung penuh kegiatan ini, khususnya yang berkaitan dengan permasalahan keterlantaran, kedaruratan, serta penanganan penyalahgunaan napza,” ujarnya di Banjarbaru, Sabtu (25/4/2026).

Ia menambahkan, penguatan penanganan sosial juga diwujudkan melalui kerja sama antara Dinas Sosial Kabupaten Tapin dengan Yayasan Pemulihan Rehabilitasi Kobra yang diformalkan dalam nota kesepahaman (MoU).

Menurutnya, penanganan orang terlantar tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan berbagai pihak agar intervensi yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kegiatan yang membantu masyarakat, khususnya orang terlantar, harus dikolaborasikan dengan instansi terkait lainnya,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas pendukung seperti rumah singgah sebagai tempat penanganan sementara sebelum klien mendapatkan layanan lanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, penanganan masalah sosial diharapkan semakin optimal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Tapin(mckalsel/lnk).

Bagikan: