BANJARMASIN – LENTERAKALIMANTAN.NET
Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan gigi di Banjarmasin. Sepanjang April 2026, pihak rumah sakit menggencarkan program sosialisasi dan koordinasi sistem rujukan ke 28 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota.
Langkah ini dilakukan untuk memangkas hambatan komunikasi serta menyelaraskan persepsi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas) dan fasilitas kesehatan rujukan (RSGM). Rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak 20 April 2026, dengan kunjungan perdana ke Puskesmas 9 November, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, melalui Kepala Bidang Pelayanan, drg. Elvera Ayu Pertiwi, menekankan bahwa program ini bukan sekadar sosialisasi administratif. Lebih dari itu, forum ini dirancang sebagai ruang diskusi dua arah untuk membedah kendala riil di lapangan.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian informasi layanan, tetapi juga sebagai wadah untuk duduk bersama, saling berbagi pengalaman, serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang kerap dihadapi baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun lanjutan,” ujar Elvera di Banjarmasin, Kamis, 30 April 2026.
Menurut Elvera, penyelarasan persepsi ini sangat krusial agar efektivitas sistem rujukan dapat ditingkatkan. Diskusi terbuka yang dilakukan di setiap puskesmas diharapkan melahirkan solusi atas kebuntuan birokrasi rujukan yang kerap dikeluhkan pasien.
Ia meyakini, dengan komunikasi yang intensif, kerja sama antar-fasilitas kesehatan akan jauh lebih solid. “Dengan adanya komunikasi yang intens dan kesamaan persepsi, kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Ujung dari upaya kolaboratif ini adalah kemudahan akses bagi masyarakat Banua. Elvera menegaskan, tujuan akhir dari integrasi layanan ini adalah memastikan warga Banjarmasin mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang cepat, tepat, dan berkualitas.
“Seluruh upaya ini bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Banua Kalimantan Selatan, sehingga mereka dapat merasakan kemudahan dalam mendapatkan layanan kesehatan gigi dan mulut yang komprehensif,” pungkas Elvera.
Melalui sinergi yang tengah dibangun di 28 titik puskesmas ini, RSGM Gusti Hasan Aman optimistis dapat mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada kenyamanan pasien. (mckalsel/lnk)











