BANJARMASIN — LENTERAKALIMANTAN.NET
Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polresta Banjarmasin bersama Polsek jajaran meringkus tiga remaja yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) di tempat umum. Penangkapan ini terjadi saat kepolisian menggelar patroli skala besar untuk menyapu bersih aksi kejahatan jalanan pada Minggu, 14 Juni 2026 dini hari.
Ketiga remaja yang diamankan berinisial ADA (19), MKA (16), dan MAR (17). Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti berupa sebilah parang panjang dan dua buah sabit buatan sendiri.
“Mereka kami amankan saat patroli sapu bersih aksi kejahatan dan jaga keamanan Kota Banjarmasin,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul R.K. Siregar, usai memimpin langsung operasi tersebut, Minggu (14/6/2026).
Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda berdasarkan hasil penyisiran tim URC:
-
Kawasan Jalan Lambung Mangkurat (Banjarmasin Tengah): Petugas mengamankan ADA (19) yang kedapatan membawa satu bilah senjata tajam jenis parang panjang.
-
Jalan Sungai Andai Mutiara IV (Banjarmasin Utara): Petugas menciduk dua remaja, MKA (16) dan MAR (17), yang kedapatan membawa dua buah sabit buatan sendiri.
Setelah ditangkap tangan, ketiga remaja tersebut langsung digelandang ke markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kombes Pol Timbul Siregar menegaskan bahwa proses hukum terhadap para pelaku akan diserahkan ke wilayah hukum masing-masing tempat mereka ditangkap.
“Untuk proses hukumnya ditangani unit reskrim di Polsek sesuai lokasi di mana mereka tertangkap tangan membawa sajamnya,” jelas Timbul.
Operasi preventif ini dipastikan tidak akan berhenti sampai di sini. Pihak Polresta Banjarmasin menyatakan akan terus memperketat pengamanan demi menjamin kondusivitas kota dari ancaman geng motor atau aksi premanisme jalanan yang meresahkan warga.
“Ini kegiatan rutin kita dan ini akan terus kami laksanakan,” terangnya.
Mengingat mayoritas pelaku masih berusia remaja dan di bawah umur, Timbul juga memberikan peringatan keras sekaligus imbauan kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.
“Bantu kami untuk awasi anak-anaknya, jangan sampai terlibat ataupun ikut-ikutan hal yang negatif. Karena ini kegiatan rutin kita. Kami pastikan dan saya tegaskan akan terus menyapu bersih aksi kejahatan dan jaga keamanan kota Banjarmasin,” tutur Timbul menandaskan.












