BANJARMASINLENTERAKALIMANTAN.NET

Polresta Banjarmasin mengambil langkah drastis untuk meredam aksi balap liar yang kian meresahkan warga. Dalam operasi senyap yang digelar sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari (14/6/2026), petugas menyita sedikitnya delapan unit sepeda motor dan langsung menjatuhkan sanksi kurungan kendaraan selama tiga bulan di markas komando.

Ketegasan ini diambil sebagai respons atas maraknya aksi kebut-kebutan remaja yang mengokupasi jalan raya pada akhir pekan. Patroli skala besar ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Timbul R.K. Siregar, S.I.K., M.Si., dengan menerjunkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Petugas menyisir sejumlah titik rawan yang kerap disulap menjadi arena pacu ilegal.

“Delapan sepeda motor kita amankan saat patroli antisipasi balap liar yang kami laksanakan dari malam hingga menjelang dini hari,” ujar Timbul R.K. Siregar saat ditemui usai memimpin operasi pada Minggu dini hari, 14 Juni 2026.

Menurut Timbul, mayoritas kendaraan yang terjaring razia telah dimodifikasi secara ilegal, menggunakan knalpot bising (brong), serta tidak memenuhi standar keselamatan berkendara. Sebagai efek jera, polisi tidak hanya memberikan surat tilang biasa, melainkan menahan motor-motor tersebut dalam jangka waktu lama.

“Kita amankan ke Mako Polresta Banjarmasin untuk proses tilang selama 3 bulan,” tegasnya.

Menyadari bahwa razia konvensional kerap bocor, Polresta Banjarmasin kini mengubah taktik. Timbul membeberkan bahwa institusinya telah membentuk peleton khusus yang didesain secara spesifik untuk memburu para pelaku balap liar. Pasukan penyergap ini akan bergerak dinamis bersama Tim URC secara berkala.

“Patroli seperti ini akan terus digencarkan untuk memberikan rasa aman kepada pengguna jalan di Kota Banjarmasin,” kata Timbul menambahkan.

Di akhir penjelasannya, perwira menengah Polri ini juga menyoroti akar masalah balap liar yang mayoritas pelakunya masih berusia remaja. Ia mengetuk kesadaran para orang tua di Banjarmasin agar tidak abai terhadap aktivitas anak-anak mereka di luar rumah saat tengah malam.

“Tolong kepada orang tua agar mengawasi dan jangan bermudah-mudah memberikan sepeda motor kepada anak-anaknya. Kita tegaskan, ini tugas rutin kami dan akan terus dilaksanakan penertiban,” pungkas Timbul.

Bagikan: